IHSG Sesi I Hari Ini Naik Tipis, Cek Saham Top Losers

IHSG Bisa Naik Tipis
IHSG Bisa Naik Tipis

Laju IHSG hari ini di Bursa Efek Indonesia mengakhiri perdagangan sesi I hari Jumat (10/7/2026) dengan bertengger di zona hijau. Indeks saham acuan nasional tersebut mencatatkan kenaikan sebesar 6,03 poin atau setara 0,10 persen untuk menetap pada level 5.918,47.

Aktivitas pasar menunjukkan dinamika yang cukup bergairah sepanjang paruh pertama hari ini. Sebanyak 420 saham berhasil mencatatkan peningkatan harga, sementara 219 saham mengalami penurunan, dan 326 saham lainnya bertahan di posisi stagnan.

Total volume perdagangan pada siang ini menyentuh angka 8,95 miliar lembar saham. Akumulasi nilai transaksi keseluruhan mencapai Rp4,70 triliun dari frekuensi transaksi yang menyentuh angka 1,25 juta kali.

Dominasi Sektor Properti dan Nilai Kapitalisasi

Perkembangan positif ini mengerek total kapitalisasi pasar di pasar modal domestik menjadi sebesar Rp10.346 triliun. Mayoritas sektor saham juga menunjukkan performa yang solid dengan delapan dari total 11 indeks sektoral berhasil mendarat di zona hijau.

Dari seluruh sektor yang menguat, sektor properti tampil sebagai motor penggerak utama pada paruh pertama ini. Sektor tersebut mencatatkan lonjakan tertinggi dibandingkan kelompok industri lainnya, yakni sebesar 1,22 persen.

Beberapa emiten berhasil mencatatkan lonjakan harga yang signifikan. Berikut adalah deretan saham yang masuk dalam jajaran top gainers:

  • PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) melonjak 34,57 persen menjadi Rp218 per lembar saham.
  • PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) melesat 34,12 persen ke posisi Rp228 per lembar saham.
  • PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) menanjak 33,77 persen menuju level Rp103 per lembar saham.

Pergerakan Emiten di Jajaran Top Losers

Di sisi lain, terdapat sejumlah emiten yang justru mengalami tekanan jual cukup besar sepanjang perdagangan paruh pertama. Koreksi ini membuat harga saham perusahaan-perusahaan tersebut merosot ke zona merah.

Penurunan harga saham ini menempatkan emiten-emiten tersebut ke dalam jajaran saham paling merugi. Berikut adalah daftar tiga saham yang memimpin kelompok top losers:

  • PT Niramas Utama Tbk (JELI) melemah sebesar 14,81 persen ke Rp1.495 per lembar saham.
  • PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) mengalami penurunan 14,71 persen ke level Rp580 per lembar saham.
  • PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) merosot sebesar 14,55 persen ke angka Rp282 per lembar saham.

Penutupan sesi pertama yang berada di zona hijau ini mencerminkan kondisi pasar modal domestik yang relatif stabil. Investor diperkirakan masih akan mencermati pergerakan kelanjutan arus modal pada pembukaan sesi kedua nanti.