IHSG Hari Ini Sesi I Menguat ke Level 5.885, Cek Emiten Top Gainers

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meroket
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meroket

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kenaikan pada perdagangan IHSG Sesi I Kamis 9/7/2026. Indeks utama di Bursa Efek Indonesia ini naik sebesar 12,32 poin atau 0,21 persen dan ditutup pada level 5.885,69.

Sepanjang sesi ini, pergerakan indeks bervariasi dengan rentang perdagangan berada di antara 5.839 hingga 5.904. Aksi beli investor mendorong kenaikan pada 319 emiten, sementara sektor barang baku menjadi pendorong utama penguatan indeks. Kinerja pasar modal domestik ini menunjukkan ketahanan di tengah dinamika bursa Asia yang bergerak beragam pada pagi hari ini.

Performa Transaksi dan Sektor Saham

Data IDX mencatat volume perdagangan mencapai 16,66 miliar lembar saham. Total nilai transaksi terkumpul sebesar Rp 6,71 triliun dengan frekuensi sebanyak 1.470.502 kali.

Pergerakan sektor saham didominasi oleh penguatan di berbagai lini. Berikut rincian sektor dengan kinerja positif:

  • Barang baku naik 1,71 persen.
  • Energi meningkat 1,45 persen.
  • Transportasi menguat 1,39 persen.
  • Perindustrian tumbuh 1,14 persen.
  • Barang konsumsi non primer naik 0,57 persen.

Di sisi lain, sektor kesehatan mengalami penurunan sebesar 1,14 persen. Sektor keuangan terkoreksi 0,29 persen, properti turun 0,24 persen, infrastruktur melemah 0,19 persen, serta teknologi turun 0,08 persen.

Emiten Top Gainers dan Losers

Sejumlah emiten mencatatkan kenaikan harga signifikan, bahkan dua saham berhasil menyentuh batas auto rejection atas (ARA). Saham PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) melesat 35 persen menjadi Rp 162. Sementara itu, PT Niramas Utama Tbk (JELI) naik 24,91 persen menjadi Rp 1.755.

Saham lain yang masuk daftar top gainers meliputi:

  • PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) melonjak 21,26 persen ke Rp 770.
  • PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) naik 20,78 persen ke Rp 93.
  • PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) meningkat 16,88 persen ke Rp 187.

Sebaliknya, PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) dan PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) mencatatkan pelemahan terdalam. Keduanya terkena batas auto rejection bawah (ARB), dengan JECX ambles 14,87 persen ke Rp 1.660 dan BAPA anjlok 14,51 persen menjadi Rp 330.

Penutupan sesi pertama ini menunjukkan optimisme investor lokal yang berhasil meredam sentimen negatif dari bursa Asia. Meskipun beberapa indeks regional seperti Shanghai dan Hang Seng mencatatkan penurunan, pasar domestik tetap menunjukkan tren positif yang didorong oleh performa emiten-emiten berkapitalisasi menengah.