Prediksi IHSG Besok Senin, 6 Juli 2026

pergerakan IHSG
pergerakan IHSG

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan lalu dengan lonjakan signifikan sebesar 2,28 persen ke posisi 5.875,7. Kondisi ini memicu optimisme pelaku pasar dalam menyambut pembukaan perdagangan Senin, 6 Juli 2026. Indeks diproyeksikan berpeluang menguji rentang level 5.900 hingga 6.000 dalam waktu dekat.

Pergerakan indeks dipengaruhi oleh dinamika bursa regional Asia yang mayoritas berada di zona hijau. Harapan investor tumbuh setelah data tenaga kerja Amerika Serikat, atau nonfarm payrolls, tercatat di bawah ekspektasi pasar. Kondisi ini memicu spekulasi bahwa The Fed kemungkinan akan menunda kenaikan suku bunga acuan.

Analisis Teknikal dan Sentimen Pasar

Selain sentimen global, stabilitas harga komoditas menjadi penopang tambahan bagi pasar modal domestik. Koreksi pada harga minyak mentah dan pemulihan harga emas global menjadi faktor pendukung utama yang memberikan tenaga bagi pergerakan indeks.

Phintraco Sekuritas memberikan pandangan optimistis berdasarkan pemetaan indikator teknikal terkini. Berikut adalah poin-poin analisis yang mendasari proyeksi tersebut:

  • Posisi Moving Average: Indeks saat ini berhasil ditutup di atas MA5 dan MA10.
  • Indikator Momentum: Indikator MACD dan Stochastic RSI telah membentuk Golden Cross.
  • Target Harga: Potensi pengujian berada pada area 5.900 hingga 6.000.

“Secara teknikal, IHSG ditutup di atas MA5 dan MA10. Indikator MACD dan Stochastic RSI membentuk Golden Cross, sehingga diperkirakan IHSG berpotensi menguji level 5.900-6.000 pada pekan depan,” tulis Phintraco Sekuritas dalam ulasan resminya, Jumat (3/7/2026).

Rekomendasi Saham Pilihan

Berbeda dengan proyeksi bullish tersebut, MNC Sekuritas memiliki pandangan lebih konservatif terkait pergerakan indeks awal pekan. Lembaga ini menilai indeks masih memiliki risiko koreksi yang perlu diwaspadai oleh para investor.

MNC Sekuritas memproyeksikan indeks akan bergerak menguji area support di rentang 5.472 hingga 5.540. Terlepas dari risiko tersebut, mereka mengeluarkan daftar saham yang dapat diperhatikan untuk aktivitas trading pada Senin, 6 Juli 2026:

  • AVIA (PT Avia Avian Tbk)
  • JPFA (PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk)
  • MLPL (PT Multipolar Tbk)
  • PSAB (PT J Resources Asia Pasifik Tbk)

Keputusan pelaku pasar untuk melakukan akumulasi maupun aksi ambil untung pada awal pekan akan sangat bergantung pada respons indeks terhadap level resistance 5.900. Ketahanan pasar di atas level tersebut akan menjadi penentu apakah tren penguatan jangka pendek ini dapat berlanjut atau justru mengalami konsolidasi kembali.