IHSG Hari Ini Merosot 0,25%, Tertekan Pelemahan Rupiah dan Big Caps

IHSG Anjlok
IHSG Anjlok

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berbalik arah ke zona merah. Indeks tercatat melemah 0,25 persen menuju level 5.859 pada perdagangan sesi pagi, Senin (6/7/2026). Sentimen negatif ini dipicu oleh depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang hampir menyentuh level Rp18.000 per dolar AS.

Tekanan Sektor Infrastruktur dan Keuangan

Aktivitas perdagangan pasar modal domestik mencatatkan volatilitas dalam rentang 5.857 hingga 5.935. Investor menyaksikan pelemahan pada sektor-sektor utama yang menjadi penopang indeks. Berikut adalah rincian penurunan pada sektor yang paling terdampak:

  • Sektor infrastruktur terkoreksi 0,66 persen.
  • Sektor konsumen non-primer terpangkas 0,42 persen.
  • Sektor keuangan melemah 0,4 persen.

Daftar Saham Big Caps Pemberat Indeks

Transaksi pasar modal pagi ini mencapai Rp4,08 triliun dengan volume perdagangan 9,15 miliar saham. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 767 ribu kali. Secara keseluruhan, 306 saham mengalami koreksi, sementara 290 saham berada di zona hijau, dan 178 saham lainnya stagnan.

Berikut deretan saham berkapitalisasi besar (big caps) yang menekan performa indeks pagi ini:

  • Telkom Indonesia (TLKM): berkurang 4,65 poin.
  • Bank Mandiri (BMRI): berkurang 4,11 poin.
  • Astra International (ASII): berkurang 2,87 poin.
  • Bayan Resources (BYAN): berkurang 2,46 poin.
  • Bank Rakyat Indonesia (BBRI): berkurang 1,47 poin.

Pasar modal diperkirakan masih akan mencermati pergerakan nilai tukar rupiah di sisa sesi perdagangan. Stabilitas mata uang akan menjadi penentu apakah indeks mampu memangkas pelemahan atau justru semakin tertekan hingga penutupan pasar.