Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak mendatar atau sideways pada akhir pekan. Dua perusahaan efek ternama telah mengeluarkan rincian terbaru mengenai prediksi IHSG dan rekomendasi saham untuk perdagangan Jumat (10/7/2026).
Pada transaksi hari sebelumnya, indeks mampu berbalik arah dan ditutup menguat sebesar 0,67% ke level 5.912,4. Performa ini dicapai setelah indeks sempat merosot hingga menyentuh titik terendah pada level 5.839 sebelum penutupan.
Lonjakan tertinggi dipimpin oleh sektor barang baku yang menguat sebesar 2,1%. Di sisi lain, pelemahan terdalam dialami oleh sektor kesehatan yang terkoreksi hingga 1,24% akibat aksi jual.
Analisis Teknikal Phintraco Sekuritas
Secara analisis teknikal, laju penguatan indeks saat ini tertahan pada indikator Moving Average 5 (MA5). Indikator Stochastic RSI juga memperlihatkan adanya potensi pergerakan death cross, meskipun histogram MACD masih berada di zona positif.
Phintraco Sekuritas memberikan proyeksi bahwa pergerakan indeks akan cenderung terbatas dalam rentang tertentu. “Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak sideways pada kisaran 5.800-6.000,” tulis Phintraco Sekuritas dalam ulasan, Kamis (9/7/2026).
Sementara itu, MNC Sekuritas melihat adanya peluang bagi indeks untuk melanjutkan tren penguatan pada perdagangan esok hari. Lembaga riset tersebut memproyeksikan pergerakan indeks akan menguji rentang level 6.083 hingga 6.203.
Kendati demikian, para pelaku pasar tetap diminta waspada terhadap potensi pembalikan arah secara tiba-tiba. Area pelemahan atau koreksi diperkirakan berada pada kisaran level 5.752 sampai 5.840.
Rekomendasi Pilihan Saham Trading
Untuk memanfaatkan peluang pergerakan pasar, investor dapat mencermati beberapa saham pilihan. MNC Sekuritas telah memetakan beberapa emiten potensial yang layak diperhatikan untuk aktivitas perdagangan harian.
Berikut adalah daftar saham pilihan yang disarankan untuk perdagangan akhir pekan:
- AKRA
- ESSA
- MEDC
- DEWA
Dinamika pasar modal menjelang akhir pekan ini akan sangat dipengaruhi oleh rilis data ekonomi domestik dan global. Investor diharapkan tetap bijak dalam mengambil keputusan investasi berdasarkan prediksi IHSG dan rekomendasi saham tersebut.