Harga Emas Antam Hari Ini Senin 6 Juli Masih Stagnan

Harga Emas Antam
Harga Emas Antam

Para investor logam mulia memulai pekan dengan kondisi pasar yang relatif tenang. Harga Emas Antam Hari Ini terpantau tidak mengalami perubahan nilai dibandingkan penutupan akhir pekan lalu. PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. menetapkan harga jual di level Rp 2.670.000 per gram pada Senin, 6 Juli 2026.

Penawaran pembelian kembali atau buyback juga menunjukkan pola serupa. Logam mulia ini dipatok pada angka Rp 2.429.000 per gram. Stabilitas ini menjadi perhatian bagi pemilik aset yang ingin melakukan transaksi jual atau beli di awal pekan.

Ketentuan Perpajakan Transaksi Emas

Transaksi emas fisik tentu tidak lepas dari beban pajak yang diatur oleh negara. Penjualan kembali kepada PT Antam Tbk dengan nilai melebihi Rp 10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22. Pengenaan tarif ini bergantung pada kepemilikan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Berikut rincian pengenaan pajak atas transaksi penjualan kembali:

  • Pemegang NPWP dikenakan tarif PPh sebesar 1,5 persen.
  • Pemilik tanpa NPWP dikenakan tarif PPh sebesar 3 persen.
  • Potongan pajak langsung dilakukan dari total nilai penjualan kembali.

Pembelian emas baru pun memiliki aturan tersendiri sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017. Tarif bagi pembeli dengan NPWP adalah 0,45 persen, sedangkan untuk yang tidak memiliki NPWP dikenakan 0,9 persen dari nilai pembelian. Setiap transaksi pembelian selalu menyertakan bukti potong pajak.

Rincian Harga Emas Antam per 6 Juli 2026

Berikut adalah daftar harga emas batangan keluaran PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. yang berlaku pada perdagangan hari ini:

  • 0,5 gram: Rp 1.385.000
  • 1 gram: Rp 2.670.000
  • 2 gram: Rp 5.280.000
  • 3 gram: Rp 7.895.000
  • 5 gram: Rp 13.125.000
  • 10 gram: Rp 26.195.000
  • 25 gram: Rp 65.362.000
  • 50 gram: Rp 130.645.000
  • 100 gram: Rp 261.212.000
  • 250 gram: Rp 652.765.000
  • 500 gram: Rp 1.305.320.000
  • 1.000 gram: Rp 2.610.600.000

Stabilitas harga emas pada awal pekan ini diprediksi akan menjadi acuan bagi para pemegang instrumen investasi fisik untuk menentukan langkah selanjutnya. Pergerakan pasar global di sisa pekan diperkirakan tetap menjadi faktor penentu fluktuasi nilai logam mulia di masa mendatang.