Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat signifikan sebesar 1,56 persen atau 94,97 poin ke level 6.186,36 pada akhir perdagangan Kamis (30/7/2026). Penguatan harian ini didorong oleh aksi beli masif yang mendominasi jalannya perdagangan sejak sesi pembukaan hingga akhir sesi.
Kenaikan indeks saham domestik memberikan angin segar bagi para investor di tengah dinamika pasar keuangan global yang sedang bergejolak. Sektor finansial menjadi motor utama penggerak laju bursa domestik sepanjang hari.
Dominasi Saham Perbankan
Pergerakan bursa saham nasional ditopang penuh oleh kinerja positif emiten perbankan lapis pertama. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat kenaikan tertinggi sebesar 2,79 persen.
Berikut rincian penguatan emiten perbankan penopang utama IHSG:
- BBCA naik 2,79 persen.
- BBNI naik 2,60 persen.
- BBRI naik 2,40 persen.
- BMRI naik 1,71 persen.
Aktivitas Perdagangan Pasar
Aktivitas perdagangan menunjukkan likuiditas yang cukup tinggi dengan keterlibatan pelaku pasar yang aktif. Sebanyak 511 saham tercatat mengalami penguatan, sementara 171 saham terkoreksi dan 281 saham stagnan.
Nilai transaksi harian di seluruh pasar Bursa Efek Indonesia mencapai Rp12,43 triliun. Volume perdagangan tercatat sebanyak 25,37 miliar saham dengan frekuensi transaksi menyentuh 1,729 juta kali.
Tren Teknis dan Kapitalisasi
Posisi penutupan di level tertinggi harian mengonfirmasi bahwa tekanan beli masih mendominasi hingga bel penutupan akhir sesi. Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia kini berada di kisaran Rp10.812 triliun.
Stabilitas indeks menunjukkan ketahanan pasar saham domestik menghadapi sentimen eksternal. Investor kini terus memantau arah kebijakan moneter lanjutan dan rilis kinerja emiten kuartal berjalan.