Prediksi IHSG Hari Ini Usai Pengumuman Suku Bunga The Fed

Prediksi IHSG hari ini dibayang-bayangi keputusan suku bunga The Fed. Simak analisis teknikal MNC Sekuritas dan Binaartha Sekuritas.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi bergerak bervariasi cenderung melemah pada perdagangan Kamis (30/7). Sikap kehati-hatian investor meningkat seiring bayang-bayang keputusan Federal Reserve (The Fed) yang memilih menahan suku bunga acuan di level 3,5%–3,75%.

Tekanan jual diperkirakan masih membayangi pergerakan pasar saham domestik usai melemah pada penutupan sebelumnya. Kendati demikian, sejumlah analisis teknikal menilai peluang penguatan jangka pendek tetap terbuka lebar.

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berada dalam fase koreksi karena tekanan jual yang relatif tinggi. Namun, momentum pembalikan arah atau rebound tetap berpotensi terjadi jika indeks mampu menembus area batas atasnya.

Analisis Teknikal MNC Sekuritas

“Kami memperkirakan area koreksi IHSG berada di kisaran 5.970-6.029. Sementara itu, jika terjadi penguatan, indeks berpeluang menguji area 6.147-6.219,” ujar Herditya dalam riset hariannya.

Herditya memproyeksikan IHSG bergerak pada rentang support 6.007, 5.839 serta resistance 6.266, 6.377. Ia merekomendasikan beberapa saham pilihan seperti ESSA, INCO, INDF, dan MDKA.

Sikap The Fed yang menahan suku bunga di tengah tingginya ketidakpastian pasar global menjadi sentimen utama yang dicermati para pelaku pasar. Kebijakan moneter tersebut membuat pergerakan modal asing di bursa berkembang menjadi cenderung lebih tertahan.

Proyeksi Binaartha Sekuritas

Di sisi lain, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memiliki pandangan optimis terhadap pergerakan indeks. Menurutnya, bursa domestik memiliki modal bertahan di area batas bawah yang cukup kokoh.

“Selama level 6.020 tetap terjaga, IHSG diperkirakan berpeluang melanjutkan penguatan untuk menguji resistance terdekat di level 6.199,” ujar Ivan.

Ivan memprediksi laju indeks berada pada rentang support 6.020, 5.887, 5.752 dan resistance 6.199, 6.545, 6.688, serta 6.835. Saham-saham yang dianjurkan olehnya antara lain AADI, ADRO, MEDC, dan TLKM.

Rekapitulasi Perdagangan Bursa Sebelumnya

Pada penutupan perdagangan Rabu (29/7) sore, IHSG parkir di level 6.091 setelah merosot 39,2 poin atau melemah 0,64 persen. Penurunan tersebut sejalan dengan aksi melepas aset berisiko oleh sebagian investor.

Berdasarkan data RTI Infokom, nilai transaksi bursa mencapai Rp22,9 triliun dari 40,1 miliar lembar saham yang diperdagangkan. Aktivitas perdagangan tersebut mencatatkan frekuensi sebanyak 1,97 juta kali transaksi.

Pergerakan saham harian memperlihatkan 177 saham menguat, 468 saham terkoreksi, dan 148 saham bertahan stagnan. Peta penutupan ini menunjukkan bahwa pergerakan pasar saham masih didominasi oleh tren pengetatan volume beli.

Dinamika pergerakan IHSG pada hari ini bakal menjadi ujian ketahanan bagi bursa saham domestik dalam merespons arah kebijakan moneter global. Keputusan para investor untuk merealisasikan keuntungan maupun mengambil posisi akumulasi saham pilihan akan sangat bergantung pada kemampuan indeks bertahan di atas rentang batas bawah utamanya.