Asisten Pribadi Raffi Ahmad Mufli Budi Ananda Kabarnya Menjabat Komisaris PT Krakatau Posco

Asisten Pribadi Raffi Ahmad Mufli Budi Ananda
Asisten Pribadi Raffi Ahmad Mufli Budi Ananda

Terkini24.id – Nama Mufli Budi Ananda belakangan ini menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Dirinya dikabarkan resmi masuk dalam jajaran dewan komisaris di perusahaan industri baja PT Krakatau Posco. Berdasarkan informasi yang beredar, ia memegang posisi sebagai komisaris untuk mendampingi Komisaris Utama Brigjen TNI Bambang Sudono Sastroprawiro, sementara jabatan Presiden Direktur tetap diemban oleh Kim Young-Joong.

Sosok ini dikenal luas oleh publik karena statusnya sebagai asisten pribadi dari selebritas ternama sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad.

Rekam Jejak Riwayat Pendidikan

Mengenai latar belakang akademisnya, pria yang sedang menjadi sorotan ini tercatat sebagai lulusan jenjang Diploma III. Ia menyelesaikan studinya pada jurusan Teknik Listrik di Politeknik Bunda Kandung.

Setelah menyelesaikan program diploma, ia sempat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi pada tahun 2014. Ia mengambil Program Studi Teknik Industri di Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN).

Berdasarkan data resmi dari Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI), perjalanannya di kampus tersebut tidak selesai:

  • Status akademik terakhir tercatat mengundurkan diri.
  • Waktu pengunduran diri terjadi pada tahun akademik 2018/2019.
  • Pendidikan terakhir yang tervalidasi hingga saat ini masih berstatus lulusan Diploma III (D3).

Informasi terkini juga, Kampus ini dicabut oleh Dikti.

Profil Ringkas Perusahaan Patungan

PT Krakatau Posco sendiri merupakan sebuah perusahaan patungan yang bergerak di sektor industri berat. Entitas bisnis ini didirikan secara bersama oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia dan korporasi asal Korea Selatan.

Komposisi kepemilikan dan sejarah pendirian perusahaan tersebut meliputi:

  • Saham dimiliki secara berimbang sebesar 50 persen oleh PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) dan 50 persen oleh POSCO.
  • Proses pembangunan pabrik baja terpadu ini dimulai pada tahun 2011.
  • Proyek pembangunan fisik tersebut selesai dalam jangka waktu tiga tahun.

Fasilitas produksi skala besar ini beroperasi secara penuh di kawasan industri Cilegon, Provinsi Banten. Kabar masuknya figur muda dari lingkaran industri hiburan ke dalam jajaran manajemen atas ini terus menuai beragam reaksi dari masyarakat.