Purbaya Tanggapi Isu Bursa Calon Gubernur Bank Indonesia

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons santai namanya yang masuk bursa calon Gubernur Bank Indonesia menggantikan Perry Warjiyo.

Terkini24.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali masuk dalam bursa calon Gubernur Bank Indonesia menyusul pengunduran diri Perry Warjiyo. Menanggapi rumor tersebut, Purbaya bersikap santai dan menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada Presiden Prabowo Subianto.

Tanggapan Santai Purbaya

Nama Purbaya disebut-sebut sebagai kandidat kuat pimpinan bank sentral setelah kursi kepemimpinan kosong. Saat dikonfirmasi, ia berseloroh bahwa kabar burung tersebut sudah sering menghiasi perjalanan kariernya.

“Itu mah kalau saya isu abadi, isu masuk ke sana-sini, aslinya enggak pernah terjadi,” kata Purbaya di Gedung Pacific Century Place, Jakarta.

Terkait sosok yang layak mengisi posisi definitif, Purbaya enggan berspekulasi lebih jauh. Ia menegaskan bakal patuh penuh pada arahan kepala negara.

“Kami ikuti perintah Bapak Presiden [Prabowo],” tutur Purbaya.

Pengunduran Diri Perry Warjiyo

Sebelumnya, dinamika di bank sentral bermula ketika Perry Warjiyo resmi melepaskan jabatannya. Surat pengunduran diri tersebut telah diterima oleh Presiden Prabowo Subianto pada Ahad (26/07/2026).

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan mundurnya Perry tidak berkaitan dengan masalah kesehatan. Keputusan itu murni didasari oleh alasan pribadi yang disampaikan langsung kepada pemerintah.

Berikut adalah catatan penting terkait transisi kepemimpinan Bank Indonesia:

  • Surat pengunduran diri diterima Presiden Prabowo pada 26 Juli 2026.
  • Istana memastikan pengunduran diri tidak dipicu tekanan politik nilai tukar rupiah.
  • Destry Damayanti ditunjuk sebagai pejabat sementara sesuai Undang-Undang Bank Indonesia.

Mekanisme Pengganti Gubernur BI

Pihak Istana menyatakan proses penunjukan nama calon pengganti masih berjalan. Pemerintah memerlukan waktu untuk menyiapkan pengajuan nama kepada Dewan Perwakilan Rakyat.

“Belum tahu. Ditunggu prosesnya,” ujar Prasetyo Hadi saat ditanya jadwal pengajuan kandidat.

Sesuai regulasi yang berlaku, kekosongan tampuk pimpinan ini untuk sementara diisi oleh Destry Damayanti. Penunjukan pelaksana tugas ini memastikan operasional bank sentral tetap berjalan normal tanpa hambatan berarti.

Pergantian kepemimpinan di Bank Indonesia ini menjadi ujian penting bagi stabilitas moneter nasional di tengah gejolak global. Publik kini menanti langkah cepat pemerintah dalam menentukan figur definitif yang kapabel memimpin otoritas moneter Indonesia.