Terkini24.id – Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 terbakar di perairan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, saat berlayar dari Surabaya menuju Makassar pada Minggu pagi. Insiden darurat ini membahayakan keselamatan sekitar 250 penumpang beserta awak kapal yang berada di dalam pelayaran.
Kantor SAR Surabaya langsung mengerahkan tim dan berkoordinasi dengan Syahbandar Tanjung Perak begitu menerima informasi musibah tersebut. Langkah penyelamatan ini diambil setelah nakhoda kapal kehilangan kontak sesaat usai melaporkan kemunculan kobaran api.
Keberadaan ratusan nyawa yang tertahan di tengah laut menjadikan operasi penyelamatan ini sebagai fokus utama tim gabungan. Lokasi kejadian yang berada di perairan utara Madura menuntut penanganan cepat dari seluruh pihak terkait.
Kronologi Kejadian Kapal Terbakar
Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit P.H. mengonfirmasi bahwa nakhoda kapal sempat melaporkan insiden kebakaran yang terjadi pada pagi hari. Kobaran api mulai membesar ketika kapal melintas di wilayah perairan ujung utara Madura.
Pihak perusahaan pelayaran mencatat laporan dari nakhoda terkait kemunculan api sebelum saluran komunikasi terputus. Kondisi tersebut membuat petugas harus bertindak cepat guna memastikan posisi pasti kapal di tengah laut.
“Setelah itu nakhoda tidak dapat dihubungi kembali,” katanya.
Koordinasi Penyelamatan Tim Gabungan
Petugas siaga Kantor SAR Surabaya menerima laporan resmi terkait musibah ini dari Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB. Tak lama berselang, PT Atosim Lampung Pelayaran memvalidasi jumlah penumpang dan awak kapal yang berada di atas KMP Mutiara Sentosa 2.
Operasi pencarian langsung dipercepat dengan melibatkan Pos SAR Sumenep dan Stasiun Radio Pantai Kalianget. Sinyal komunikasi terus dipantau guna mengarahkan kapal-kapal terdekat menuju lokasi kebakaran.
Sinergi antarinstansi menjadi kunci utama dalam mempercepat respons tanggap darurat di perairan utara Madura. Petugas mengumpulkan seluruh informasi navigasi demi memperjelas posisi keberadaan korban.
Posisi Terakhir Penumpang Kapal
Petugas Kapal Meratus Project 3 yang melintas di sekitar lokasi berhasil menemukan keberadaan KMP Mutiara Sentosa 2 pada pukul 09.45 WIB. Kapal penumpang tersebut terombang-ambing di posisi sekitar 19 mil laut di sebelah utara Pulau Burung, Sapudi.
Laporan dari lokasi menunjukkan bahwa sebagian badan kapal sudah hangus dilalap si jago merah. Para penumpang dan awak kapal terpaksa berkumpul serta bertahan di area anjungan dan haluan kapal demi menyelamatkan diri.
Kondisi para penumpang yang terdesak di bagian depan kapal memerlukan bantuan evakuasi secepatnya dari tim penolong. Seluruh potensi SAR terdekat diarahkan menuju titik koordinat kapal untuk mengevakuasi para korban secara bertahap.
Peristiwa kebakaran kapal motor ini menegaskan pentingnya keandalan sistem keselamatan serta kesiapsiagaan armada penyelamat di jalur pelayaran antarpulau. Keberhasilan penanganan darurat ini bergantung pada kecepatan penjemputan para penumpang yang kini masih bertahan di haluan kapal.