Terkini24.id – Pakuwon Group resmi menepis kabar miring terkait kondisi keuangan internal perusahaan pasca pembangunan pagar mal di sejumlah lokasi. Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi, menegaskan bahwa pemasangan pagar mal tersebut tidak berkaitan dengan masalah ekonomi atau antisipasi penurunan bisnis.
Isu mengenai pembangunan pagar yang dilakukan Pakuwon Group sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial. Sebagian masyarakat bahkan sempat menghubungkan tindakan tersebut dengan kondisi ekonomi perusahaan yang dinilai sedang menurun.
Sutandi memastikan bahwa langkah perusahaan murni ditujukan untuk peningkatan standar keamanan dan kenyamanan pengunjung. Ia menyatakan bahwa kondisi finansial perusahaan justru sedang berada dalam tren positif.
“Kalau ekonomi tidak baik-baik saja, justru sebenarnya Pakuwon Group ini sedang bagus di semester pertama tahun 2026 ini,” katanya saat dikonfirmasi suarasurabaya.net, Kamis (16/7/2026).
Daftar Isi
Bantahan Isu Kendala Ekonomi
Pihak manajemen menekankan bahwa seluruh data keuangan perusahaan terbuka untuk diakses oleh publik. Transparansi ini menjadi bukti bahwa operasional perusahaan berjalan normal tanpa ada kendala finansial seperti yang dituduhkan.
“Pakuwon ini kan Tbk. (terbuka), jadi bisa dicek laporan keuangan yang kita buat. Dan kalau kondisi retail pun sampai kemarin libur sekolah, semua baik-baik saja,” tambahnya.
Selama periode libur sekolah dua minggu lalu, Sutandi menyebutkan bahwa tingkat penjualan di unit bisnis retail Pakuwon Group mencatatkan hasil yang sangat baik. Hal ini sekaligus mematahkan spekulasi yang beredar di masyarakat mengenai kemunduran bisnis perusahaan.
Alasan Pemasangan Pagar di Berbagai Lokasi
Pembangunan pagar yang dilakukan di beberapa pusat perbelanjaan milik Pakuwon Group memiliki alasan teknis dan keamanan yang berbeda-beda. Perusahaan telah melakukan kajian matang sebelum memutuskan untuk menambah atau memperbarui fasilitas tersebut.
Berikut adalah rincian alasan pembangunan pagar di sejumlah mal:
- Pakuwon Mall: Pembangunan dilakukan sebagai respons atas pembukaan akses jalan baru. “Awalnya mungkin yang di Pakuwon Mall, ya. Itu kan karena Radial Road baru saja dibangun. Jadi kami mengantisipasi terjadinya kecelakaan, terutama bagi pengunjung yang berjalan kaki ke mal,” tuturnya.
- Royal Plaza: Pemasangan pagar dilakukan dalam rangka peremajaan fasilitas lama yang sudah berusia hampir satu dekade. “Besinya sudah kropos. Jadi kami ganti dengan bahan pagar yang lebih kokoh. Nah, karena waktu pemasangannya memang hampir berdekatan, ya kami rencanakan untuk bangun bersama. Termasuk yang di Pakuwon City Mall,” tambahnya.
- Tunjungan Plaza: Lokasi ini akan menjadi titik selanjutnya yang dipasangi pagar karena posisinya di pusat kota yang memerlukan perlindungan lebih bagi pengunjung.
Pengamanan di Sekitar Area Grahadi
Salah satu pertimbangan utama dalam pemasangan pagar di Tunjungan Plaza adalah posisi mal yang dekat dengan objek vital di pusat kota. Keberadaan gedung pemerintahan yang sering menjadi lokasi aksi massa membuat pihak manajemen harus meningkatkan kewaspadaan.
Sutandi tidak menampik bahwa frekuensi demonstrasi di sekitar kawasan tersebut menuntut adanya sistem pengamanan yang lebih permanen. Langkah ini diambil untuk memastikan kenyamanan pengunjung tidak terganggu oleh aktivitas di luar area mal.
“Kalau di TP ini memang sekalian kami bangun pagar untuk pengamanan kalau ada aksi di Grahadi. Daripada pihak keamanan harus bolak-balik menggeret barikade,” tuturnya.
Apresiasi Kepada Masyarakat
Manajemen Pakuwon Group menyatakan sangat menghargai atensi yang diberikan oleh publik terhadap perubahan fasilitas di pusat perbelanjaan mereka. Perhatian warga dinilai sebagai bentuk kepedulian yang positif terhadap pembangunan yang sedang berjalan.
Sutandi menutup penjelasannya dengan menyatakan terima kasih atas semua masukan yang masuk. “Kami dari Pakuwon Group sangat berterima kasih atas perhatian, atensi dari semua warga ya. Terutama tentang pembangunan pagar yang dilakukan grup kami,” tutupnya.
Penjelasan resmi ini diharapkan dapat mengakhiri spekulasi liar di tengah masyarakat terkait pembangunan infrastruktur di area mal. Dengan adanya klarifikasi tersebut, Pakuwon Group menegaskan komitmen mereka untuk tetap mengutamakan aspek keamanan serta kenyamanan bagi seluruh pengunjung tanpa adanya latar belakang masalah ekonomi.