Terkini24.id – Indeks Kospi di bursa Korea Selatan mengalami tekanan jual masif yang memicu penghentian perdagangan sementara atau circuit breaker pada Selasa (28/7/2026). Sentimen negatif pasar regional Asia terseret oleh kehati-hatian investor menghadapi rilis laporan keuangan teknologi raksasa Amerika Serikat serta arah kebijakan suku bunga The Fed.
Tekanan Sektor Semikonduktor
Pelemahan tajam di bursa regional dipimpin oleh saham-saham sektor semikonduktor akibat aksi jual masif. SK Hynix mencatat penurunan lebih dari 11 persen, sementara Samsung Electronics melemah lebih dari 9 persen di lantai bursa.
Tekanan serupa juga melanda sejumlah emiten berbasis kecerdasan buatan atau AI. Saham Samsung SDI melemah lebih dari 8 persen dan Seoul Semiconductor turun sekitar 7 persen.
Aktivasi Circuit Breaker
Korea Exchange terpaksa mengaktifkan circuit breaker setelah indeks anjlok hingga 8,80 persen ke level 6.161,58. Penghentian perdagangan dilakukan selama 20 menit guna meredam kepanikan pasar usai sebelumnya memberlakukan aturan sell-side sidecar.
Kondisi tersebut mencerminkan tingginya volatilitas pasar keuangan global di tengah penantian data makroekonomi penting. Pelaku pasar kini menantikan kejelasan arah kebijakan moneter lanjutan untuk memulihkan stabilitas bursa internasional.