Saham BUMI Naik, Target Harga Saham Rp174

BNI Sekuritas memberikan rekomendasi spec buy untuk saham BUMI dengan target Rp 174 di tengah aksi beli bersih investor asing.

Terkini24.id – BNI Sekuritas merekomendasikan opsi speculative buy untuk saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) pada perdagangan Kamis (23/7/2026). Perusahaan tambang milik Grup Bakrie dan Salim ini memiliki potensi penguatan teknikal menuju level batas atas (resistance) terdekat di rentang Rp171 hingga Rp174.

Poin teknikal ini menjadi angin segar bagi pemodal setelah harga saham emiten batu bara tersebut bergerak stagnan pada penutupan perdagangan Rabu (22/7/2026) di posisi Rp168.

Aliran modal asing yang mulai masuk kembali menjadi penopang utama pergerakan harga saham BUMI di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Rekomendasi Teknikal BNI Sekuritas

Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, mencatat bahwa harga saham BUMI saat ini memiliki batas bawah (support) yang relatif solid.

Investor disarankan mencermati area masuk dan batas risiko agar dapat mengoptimalkan keuntungan transaksi harian.

BNI Sekuritas membagikan acuan parameter transaksi teknikal bagi para investor sebagai berikut:

  • Area Beli (Spec Buy): Rp167 – Rp168
  • Target Harga Terdekat: Rp171 – Rp174
  • Batas Rugi (Cut Loss): Di bawah Rp165

BNI Sekuritas menegaskan, “BUMI spec buy dengan area beli di 167-168, cutloss di bawah 165. Target dekat di 171-174,” dalam catatannya, Kamis (23/7/2026).

Pergerakan Harga dan Akumulasi Asing

Saham BUMI menunjukkan tren pemulihan jangka pendek meskipun masih terkoreksi jika dihitung sepanjang tahun berjalan (year to date). Data perdagangan BEI dan Stockbit mencatat akumulasi yang cukup signifikan oleh pemodal internasional.

Rincian kinerja saham BUMI berdasarkan data perdagangan terakhir mencakup:

  • Kinerja Sepekan: Naik 12,7 persen
  • Kinerja Sebulan: Naik 3,7 persen
  • Kinerja Year to Date (ytd): Turun 54,1 persen
  • Beli Bersih Asing (Net Buy): Rp27,27 miliar pada Rabu (22/7/2026)

Masuknya modal asing di tengah pola konsolidasi teknikal membuka peluang bagi investor ritel untuk memanfaatkan momentum penguatan jangka pendek. Pelaku pasar diharapkan tetap disiplin menerapkan batas cut loss guna mengantisipasi dinamika volatilitas pasar saham