Terkini24.id – PT Pos Indonesia (Persero) resmi dipimpin oleh Muhammad Iskandar Kunaefi sebagai Direktur Utama baru menggantikan Daud Joseph yang mengundurkan diri. Penunjukan ini bertujuan memperkuat tata kelola korporasi di tengah transformasi logistik nasional yang sedang berjalan. Keputusan tersebut berlaku efektif sejak 15 Juli 2026 berdasarkan Keputusan Para Pemegang Saham.
Perombakan struktur ini juga mencakup pembentukan jabatan baru Direktur Manajemen Risiko guna memisahkan fungsi keuangan perusahaan.
Pemisahan fungsi tersebut dirancang untuk meningkatkan efisiensi pengawasan internal secara menyeluruh. Langkah penataan organisasi ini diharapkan mampu mendongkrak kinerja bisnis perseroan ke depan.
Pengalaman Profesional Iskandar Kunaefi
Muhammad Iskandar Kunaefi membawa pengalaman panjang di sektor bisnis, logistik, serta pengelolaan aset perusahaan. Ia menempuh pendidikan manajemen logistik di University of Maryland, Amerika Serikat. Perjalanan kariernya mencakup beberapa posisi penting di berbagai sektor industri:
- Menjabat sebagai Presiden Direktur sekaligus CEO PT Nestlé Indofood Citarasa Indonesia.
- Bertugas sebagai Kepala Divisi Penasihat Bisnis PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero).
- Pernah aktif sebagai anggota Sistem Logistik Nasional hingga 2016.
- Berperan dalam Komite Investasi PT Jakarta Infrastruktur Propertindo.
Kepemimpinan baru di PT Pos Indonesia diharapkan mampu menghadapi tantangan industri logistik yang semakin kompetitif sekaligus merampungkan agenda transformasi perusahaan.
Rekam Jejak M. Iskandar Kunaefi
- 1970: Lahir di Bandung pada 8 Desember 1970.
- 1989: Lulus General Certificate of Secondary Education (GCSE) di Eastbourne College of Arts & Technology, Inggris.
- 1994: Lulus Business Administration and Logistics Management dari University of Maryland, College Park, Amerika Serikat.
- 1994-1995: Research Analyst di Schiphol Airport Consulting & Management Services.
- 1995-2012: Berkarier di Indofood Group hingga menjadi Presiden Direktur dan CEO PT Nestlé Indofood Citarasa Indonesia.
- 2012-2014: Kepala Divisi Penasihat Bisnis serta Kepala Divisi Manajemen Aset dan Investasi PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero).
- 2012-2016: Anggota Sistem Logistik Nasional (Sislognas).
- 2020: Menjadi anggota Komite Pemantau Risiko PT Jakarta Propertindo (Jakpro).
- 2021: Diangkat sebagai Anggota Komite Investasi PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP).
- 2024: Mengundurkan diri sebagai Direktur Operasional PT Persib Bandung Bermartabat.
- 2025: Kembali dipercaya sebagai Anggota Komite Investasi PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP).
- 2026: Ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) melalui Keputusan Para Pemegang Saham Nomor 343 Tahun 2026.