Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan bergerak menguji rentang level resistance 6.250 hingga 6.300 pada sesi perdagangan Selasa (21/7). Pergerakan ini melanjutkan tren positif dari sesi perdagangan sebelumnya yang didorong oleh membaiknya optimisme pasar domestik.
Pada penutupan perdagangan Senin (20/7), IHSG berhasil menguat sebesar 0,91 persen atau naik menuju posisi 6.231,7. Penguatan bursa saham domestik ini terjadi di tengah gejolak pasar global, termasuk lonjakan harga minyak mentah Brent yang sempat menyentuh level US$90 per barel akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah, serta pelemahan mata uang Rupiah sebesar 0,15 persen ke level Rp17.948 per dolar AS.
Daftar Isi
Analisis Teknikal IHSG dan Pergerakan Sektoral
Pergerakan IHSG pada awal pekan didominasi oleh kenaikan signifikan pada saham sektor industri yang membukukan lonjakan terbesar hingga 3,4 persen. Sebaliknya, saham di sektor teknologi menjadi penekan utama indeks setelah mengalami koreksi terdalam sebesar 0,56 persen.
Berdasarkan analisis teknikal dari Phintraco Sekuritas, terlihat adanya pelebaran histogram positif pada indikator MACD. Selain itu, pergerakan IHSG saat ini berhasil bertahan di atas garis Moving Average 50 (MA50) yang didukung oleh peningkatan volume pembelian investor, meskipun indikator Stochastic RSI mencatat kondisi jenuh beli (overbought).
Dengan kombinasi sinyal teknikal tersebut, IHSG diperkirakan memiliki peluang besar untuk menguji batas resistance terdekat pada rentang 6.250 hingga 6.300.
Proyeksi Skenario Pasar dan Batas Koreksi
Di sisi lain, MNC Sekuritas menilai bahwa ruang penguatan IHSG dalam jangka pendek mungkin akan cenderung terbatas untuk menguji kisaran area 6.264. Investor diingatkan untuk tetap mewaspadai potensi koreksi teknikal yang dapat membawa indeks turun ke rentang 5.747 hingga 5.935 jika tekanan jual meningkat.
Kendati demikian, apabila IHSG mampu menembus level batas atas (breakout) di posisi 6.377 secara meyakinkan, maka laju indeks berpeluang melanjutkan reli penguatan menuju target berikutnya di rentang 6.450 hingga 6.545.
Rekomendasi Saham Pilihan untuk Trading
Guna memanfaatkan dinamika pergerakan pasar saham pada perdagangan Selasa (21/7) besok, MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham pilihan yang dapat dicermati oleh para investor dan trader harian untuk strategi trading jangka pendek:
- AMMN (PT Amman Mineral Internasional Tbk)
- BIPI (PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk)
- BULL (PT Buana Lintas Lautan Tbk)
- NCKL (PT Trimegah Bangun Persada Tbk)
- XNVE
Para pelaku pasar diimbau untuk tetap disiplin menerapkan manajemen risiko (stop loss) serta mencermati pergerakan nilai tukar Rupiah dan fluktuasi harga komoditas global selama sesi perdagangan berlangsung.