Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, memimpin jalannya Pelantikan Pejabat Kemdiktisaintek pada Selasa (30/6). Agenda resmi ini meliputi pengambilan sumpah jabatan bagi pimpinan perguruan tinggi serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) baru di lingkungan kementerian.
Langkah ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen kepemimpinan yang berorientasi pada perubahan nyata di masyarakat. Otoritas kementerian meminta seluruh aparatur baru segera menyesuaikan ritme kerja demi meningkatkan mutu pendidikan nasional.
Dalam upacara tersebut, ditegaskan bahwa posisi baru yang diemban bukan sekadar pencapaian karier pribadi. Setiap individu yang disumpah memikul tanggung jawab besar untuk menghadirkan tata kelola kelembagaan yang bersih.
Amanah Kepemimpinan dan Transformasi Kampus
Mendiktisaintek menyampaikan arahan mengenai esensi dari penugasan baru ini. Beliau menekankan bahwa setiap tindakan pejabat harus memberikan dampak konkret bagi publik yang dilayani.
“Pelantikan hari ini adalah peneguhan amanah untuk memimpin pergerakan perubahan, membangun kepercayaan, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Jabatan bukanlah tentang posisi yang kita capai, melainkan tentang tanggung jawab yang kita tunaikan dan dampak yang kita hadirkan,” ujar Menteri Brian.
Pihak kementerian menghendaki adanya evolusi model pendidikan di lingkungan kampus. Perguruan tinggi diharapkan tidak lagi sekadar menjadi tempat mengajar, melainkan berkembang menjadi pusat riset dan kewirausahaan.
Sinergi Industri dan Daftar Pejabat Baru
Menteri Brian juga meminta adanya keterikatan yang kuat antara dunia akademik dengan sektor industri. Penyelarasan kurikulum perkuliahan dengan kebutuhan pasar kerja global dinilai mutlak diperlukan saat ini.
“Perkuatlah sinergi dengan dunia industri, pemerintah, dan masyarakat. Selaraskan kurikulum dengan kebutuhan dunia nyata dan arahkan riset untuk mendukung prioritas pembangunan. Jadikan kampus inklusif, adaptif, dan berdampak yang berani berevolusi dengan fokus pada dampak yang kita hadirkan bagi masyarakat,” tegas Menteri Brian.
Berikut adalah daftar aparatur dan pimpinan yang resmi dilantik dalam kesempatan tersebut:
- Elfahmi sebagai Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) Periode Tahun 2026-2030
- Nyak Amir sebagai Rektor Universitas Teuku Umar Periode Tahun 2026-2030
- Ferdinand Gansalangi sebagai Direktur Politeknik Negeri Nusa Utara Periode Tahun 2026-2030
- Neni Yuniarni Piagi sebagai Kepala Biro Keuangan dan Umum Universitas Halu Oleo
- Anita Mega Lestari sebagai Analis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Muda pada Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek
- Yana Mulyana sebagai Pegawai Negeri Sipil pada Inspektorat Investigasi, Inspektorat Jenderal Kemdiktisaintek
- Luh Putu Krisna Yanti sebagai Pegawai Negeri Sipil pada Biro Perencanaan dan Kerjasama, Secretariat Jenderal Kemdiktisaintek
Reformasi Birokrasi dan Estafet Kepemimpinan
Seluruh aparatur sipil negara di lingkungan kementerian diimbau untuk keluar dari rutinitas administratif semata. Birokrasi pendidikan tinggi dituntut inovatif dan akuntabel guna menjawab berbagai tantangan pembangunan.
Bagi para PNS yang baru mengucapkan sumpah, integritas dan profesionalisme menjadi aspek utama dalam pelayanan publik. Mereka wajib terus belajar serta menciptakan inovasi baru demi efisiensi kerja organisasi.
Momen ini juga menandai serah terima jabatan Rektor Itera dari I Nyoman Pugeg Aryantha kepada Elfahmi. Selain itu, kepemimpinan Universitas Teuku Umar (UTU) resmi beralih dari Ishak kepada Nyak Amir.
Melalui Pelantikan Pejabat Kemdiktisaintek ini, pemerintah berupaya mempercepat lahirnya sumber daya manusia unggul di bidang sains dan teknologi. Penguatan struktur organisasi ini diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan guna mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045.