Terkini24.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 1,88 persen atau merosot 118 poin ke level 6.196,43 pada perdagangan Jumat (24/7/2026). Tekanan jual investor asing memicu pelemahan tajam ini di tengah sentimen negatif akibat kebijakan tarif dagang terbaru Amerika Serikat. Meski demikian, sebagian pemodal asing justru aktif memburu saham PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR) hingga PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI).
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Indo Premier Sekuritas, IHSG bergerak di rentang 6.159 hingga 6.268 sepanjang hari. Total kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp10.894 triliun dengan dominasi 587 saham melemah, 104 saham menguat, dan 105 saham stagnan.
Aksi pelepasan portofolio oleh pemodal mancanegara membuat seluruh pasar membukukan penjualan bersih (net sell) sebesar Rp1,35 triliun. Tekanan makro global menjadi pendorong utama arus dana keluar dari pasar saham domestik.
Jajaran Saham Favorit Pembelian Investor Asing
Di tengah gelombang aksi jual global, saham VKTR memimpin daftar perburuan investor asing dengan akumulasi beli bersih (net buy) mencapai Rp277,1 miliar. Saham perbankan besar juga tetap memikat minat pemodal internasional.
BBRI menempati posisi kedua dengan net buy asing sebesar Rp131,1 miliar, disusul PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) senilai Rp124,1 miliar. Saham sektor komoditas dan logistik turut mencatatkan arus modal masuk yang positif.
Berikut adalah daftar 5 saham dengan nilai pembelian bersih (net buy) asing tertinggi:
- VKTR: Rp277,1 miliar
- BBRI: Rp131,1 miliar
- BBCA: Rp124,1 miliar
- ANTM: Rp51,1 miliar
- BULL: Rp46,6 miliar
Saham Perbankan dan Tambang Menjadi Target Jual
Sebaliknya, aksi pelepasan saham oleh pemodal asing paling besar melanda PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dengan nilai jual bersih mencapai Rp639,7 miliar. BMRI juga mencatatkan nilai transaksi tertinggi di pasar senilai Rp1,7 triliun hingga harganya anjlok 5,71 persen ke level Rp4.130 per saham.
Tekanan jual berlanjut pada saham emiten perkebunan, tambang, hingga properti. Saham PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk. (NSSS) mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp304,5 miliar.
Berikut adalah daftar 5 saham dengan nilai penjualan bersih (net sell) asing terbesar:
- BMRI: Rp639,7 miliar
- NSSS: Rp304,5 miliar
- BUMI: Rp165,0 miliar
- CUAN: Rp140,4 miliar
- MKPI: Rp73,9 miliar
Pergerakan Saham Berkapitalisasi Besar Lainnya
Pelemahan IHSG turut menyeret sejumlah saham berkapitalisasi besar lainnya ke zona merah. Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) menjadi saham dengan nilai transaksi terbesar kedua mencapai Rp1,2 triliun dan terkoreksi 3,23 persen ke level Rp2.100 per saham.
Sementara itu, saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) merosot 6,56 persen ke level Rp171 per saham. Saham BBRI ikut terkoreksi tipis 1 persen ke level Rp2.960, sedangkan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) melemah 0,57 persen ke posisi Rp870 per saham.