Terkini24.id – Tim nasional Prancis dan Inggris mengakhiri kiprah mereka di Piala Dunia 2026 dengan menjalani pertandingan perebutan tempat ketiga di Stadion Miami, Amerika Serikat, Minggu (19/7).
Laga ini menjadi panggung terakhir bagi pelatih Prancis Didier Deschamps, sekaligus kesempatan bagi kapten Kylian Mbappe mengejar gelar Sepatu Emas serta melampaui rekor gol Lionel Messi.
Kemenangan dalam laga ini memberi nilai signifikan bagi kedua negara. Inggris membidik pencapaian terbaik sejak juara pada edisi 1966, sementara Prancis ingin menutup turnamen dengan catatan positif setelah kalah 0-2 dari Spanyol di semifinal.
Perombakan Lini Belakang Prancis
Pelatih Prancis, Didier Deschamps, melakukan rotasi besar pada susunan pemain pasca kekalahan di babak empat besar. Ia merombak hampir seluruh komposisi pertahanan demi mengamankan kemenangan di laga perpisahan. Mike Maignan tetap dipercaya di bawah mistar gawang untuk mengawal area pertahanan.
Berikut susunan pemain Prancis:
- Penjaga Gawang: Mike Maignan
- Pemain Belakang: Malo Gusto, Ibrahima Konate, Maxence Lacroix, Theo Hernandez
- Pemain Tengah: Warren Zaire-Emery, Rayan Cherki, Adrien Rabiot
- Pemain Depan: Michael Olise, Kylian Mbappe, Desire Doue
Komposisi Baru Skuad Inggris
Di sisi lain, pelatih Inggris Thomas Tuchel menurunkan susunan pemain yang berbeda dibandingkan saat menghadapi Argentina. Ia mengambil keputusan berani dengan mencadangkan dua pemain kunci, Harry Kane dan Jude Bellingham, sejak menit awal. Ban kapten diberikan kepada Declan Rice yang memimpin lini tengah tim.
Berikut susunan pemain Inggris:
- Penjaga Gawang: Dean Henderson
- Pemain Belakang: Jarell Quansah, Ezri Konsa, Marc Guehi, Djed Spence
- Pemain Tengah: Eberechi Eze, Morgan Rogers, Declan Rice
- Pemain Depan: Bukayo Saka, Ivan Toney, Marcus Rashford
Laga ini menjadi penutup perjalanan kedua tim di turnamen ini sebelum para pemain kembali ke klub masing-masing. Hasil pertandingan di Miami menentukan posisi akhir Prancis dan Inggris dalam daftar peringkat negara terbaik di Piala Dunia 2026.