Hujan 10 Gol Cantik, Inggris Raih Medali Perunggu Piala Dunia 2026 Usai Kandaskan Prancis

Inggris raih medali perunggu Piala Dunia 2026 usai menang dramatis 6-4 atas Prancis. Laga ini mencetak rekor 10 gol dalam sejarah perebutan juara tiga.

Terkini24.id – Tim nasional Inggris mengamankan peringkat ketiga Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Prancis 6-4 di Stadion Miami, Amerika Serikat, Sabtu (18/7/2026). Pertandingan ini mencatatkan sejarah baru sebagai laga perebutan tempat ketiga dengan total 10 gol paling produktif sepanjang masa.

Awalnya, laga ini sempat dipandang sebelah mata oleh manajer Inggris, Thomas Tuchel. Ia sempat menyebut pertandingan ini sebagai “tidak ada yang mau main di dalamnya” pada awal pekan.

Namun, kedua tim justru menyuguhkan aksi ofensif terbuka yang memuaskan penonton global.

Dominasi Saka dan Rice di Babak Pertama

Inggris tampil impresif melalui gol pembuka Declan Rice pada menit ke-3. Ezri Konsa memperlebar jarak melalui sundulan kepala memanfaatkan sepak pojok. Bukayo Saka menutup babak pertama dengan dua gol yang membuat Inggris memimpin jauh 4-0.

Keunggulan telak ini menempatkan Inggris di atas angin saat turun minum. Prancis tampak kehilangan arah di lini pertahanan akibat serangan cepat dan terukur dari anak asuh Tuchel.

Kebangkitan Mbappe dan Statistik Akhir

Prancis bangkit di babak kedua melalui aksi Kylian Mbappé yang memecahkan rekor gol sepanjang masa dengan koleksi 22 gol. Meski sempat mendekat, gol penutup Jude Bellingham memastikan kemenangan The Three Lions. Berikut rincian catatan penting laga ini:

  • Total skor: Inggris 6-4 Prancis.
  • Catatan 10 gol: Menjadi rekor tertinggi dalam sejarah perebutan posisi ketiga.
  • Pencapaian Bukayo Saka: Mencetak hat-trick perdana di turnamen ini.
  • Rekor Kylian Mbappé: Menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia.

Kemenangan ini memastikan Inggris membawa pulang medali perunggu Piala Dunia 2026. Sementara itu, Prancis harus menerima hasil akhir setelah upaya perlawanan mereka di babak kedua belum cukup untuk mengejar ketertinggalan skor.