Timnas Spanyol dan Arab Saudi resmi merilis susunan pemain menjelang laga kedua Grup H Piala Dunia 2026 di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Minggu (21/6) pukul 23.00 WIB. Pertandingan ini menjadi ajang pembuktian kualitas sesungguhnya bagi La Roja setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Tanjung Verde pada laga perdana. Di kubu seberang, Arab Saudi bertekad melanjutkan tren positif setelah sebelumnya sukses mencuri satu poin berkat hasil imbang 1-1 kontra tim kuat Uruguay.
Manajer kedua kubu telah memilih sebelas pemain pertama mereka untuk memulai laga sengit di Atlanta. Kehadiran para bintang muda seperti Lamine Yamal menjadi sorotan utama dalam daftar rilis resmi malam ini. Kemenangan menjadi harga mati bagi kedua tim untuk memperbesar peluang lolos.
Formasi Resmi Kedua Tim
Pihak manajemen teknis dari kedua negara telah secara resmi merilis daftar sebelas pemain pertama mereka untuk memulai pertandingan malam ini. Pilihan ini diambil setelah melalui sesi latihan tertutup guna mematangkan skema terbaik di lapangan. Berdasarkan data grafis dari berkas image_18afbe.jpg dan image_18afbb.jpg, berikut adalah susunan lengkap kedua tim yang akan bertanding. Susunan ini diharapkan mampu memberikan perlawanan maksimal sepanjang sembilan puluh menit laga.
- Spanyol (4-3-3): Unai Simon; Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Pedri, Dani Olmo, Rodri; Lamine Yamal, Mikel Oyarzabal, Alex Baena.
- Arab Saudi (5-4-1): Mohammed Al-Owais; Moteb Al-Harbi, Abdulelah Al-Amri, Ali Lajami, Hassan Altambakti, Saud Abdulhamid; Salem Al-Dawsari, Abdullah Al-Khaibari, Nasser Al-Dawsari, Musab Al-Juwayr; Firas Al-Buraikan.
Komposisi pemain yang diturunkan menunjukkan hasrat besar dari kedua kubu untuk langsung tampil menekan sejak babak pertama dimulai. Mereka siap mengerahkan seluruh kemampuan demi meraih angka penuh.
Respons Juru Taktik Spanyol
Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente mengatakan jika dirinya fokus untuk mempersiapkan tim menghadapi Arab Saudi ketimbang memikirkan kritikan yang diterima timnya. Menurut De la Fuente, dia memiliki kepercayaan bahwa anak-anak asuhnya dapat bangkit dan menunjukkan kemampuan terbaiknya setelah hasil kurang memuaskan pada laga pembuka turnamen. Skuad berjuluk La Roja tersebut dituntut segera menemukan ritme permainan terbaik mereka demi menjaga asa lolos ke fase berikutnya.
Dalam sesi konferensi pers resmi sebelum pertandingan, De la Fuente memberikan pernyataan menegaskan ketenangan di dalam internal timnya. Beliau percaya penuh pada kedalaman skuad yang diisinya oleh kombinasi pemain senior dan bakat-bakat muda potensial Eropa saat ini. “Kita tidak perlu khawatir. Mereka akan ada di sana saat kita membutuhkan mereka. Pada hari Minggu, mereka akan mendapatkan lebih banyak menit bermain. Di pertandingan ketiga melawan Uruguay, mereka akan lebih baik lagi,” jelas De la Fuente.
Ambisi Skuad Arab Saudi
Sementara itu, pelatih Arab Saudi Georgios Donis menyadari jika Spanyol merupakan tantangan besar bagi tim asuhannya, namun ia enggan menyerah sebelum berperang. Pelatih berkebangsaan Yunani itu menegaskan jika tim asuhannya siap mengerahkan segala kemampuan demi mendapatkan hasil maksimal pada pertandingan malam ini. Pihak lawan menyadari bahwa meredam agresivitas serangan Spanyol memerlukan tingkat konsentrasi serta disiplin barisan pertahanan yang sangat tinggi sepanjang laga.
Donis juga menggarisbawahi pentingnya motivasi mental bertanding yang kuat bagi anak asuhnya untuk menghadapi tekanan dari tim raksasa Eropa tersebut. Beliau menyatakan kesiapan penuh para pemainnya untuk memberikan kejutan lanjutan setelah meraih hasil positif di pertandingan pertama grup H. “Kami akan menatap pertandingan menghadapi Spanyol dengan segala yang kami punya karena hasilnya akan menentukan apakah kami bisa melangkah ke ronde selanjutnya atau tidak,” tegas Donis.
Catatan Rekor Pertemuan Kedua Negara
Kedua negara sepanjang sejarah baru bertemu sebanyak tiga kali dan ketiga pertemuan tersebut dapat disapu bersih dengan kemenangan oleh Spanyol. Dua pertemuan berlangsung dalam laga persahabatan, sedangkan satu lainnya terjadi pada putaran final Piala Dunia 2006 silam di Jerman.
Pertemuan pertama terjadi pada fase grup kompetisi terakbar tersebut saat Spanyol meraih kemenangan tipis dengan skor satu kosong atas Arab Saudi.
BACA JUGA: 5 Pertandingan Terakhir Spanyol dan Arab Saudi Jelang Laga di Grup H
Empat tahun kemudian, Spanyol kembali menang tipis tiga dua dalam laga persahabatan yang digelar di Stadion Tivoli Neu, Innsbruck, Austria. Pertemuan terakhir kedua tim berlangsung pada tanggal 7 September 2012 di Stadion de Pasaron, Pontevedra, ketika Spanyol berhasil menang telak lima gol tanpa balas. Laga kali ini otomatis akan menjadi pertemuan keempat sepanjang sejarah sepak bola kedua tim sekaligus yang kedua di ajang resmi.
Laga sengit di Atlanta ini dipimpin oleh wasit Raphael Claus asal Brasil yang diharapkan mampu memimpin jalannya pertandingan dengan adil dan tegas. Jalannya pertandingan dapat disaksikan oleh jutaan pasang mata pencinta sepak bola di seluruh penjuru dunia melalui saluran siaran langsung resmi. Kemenangan akan menjadi langkah awal yang sangat berharga bagi masing-masing tim demi mengamankan tiket menuju babak enam belas besar.