JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren positif pada perdagangan sesi pertama Selasa (14/7). Indeks ditutup naik 0,61 persen atau 36,77 poin ke posisi 6.074,62. Meskipun pasar menguat, tekanan jual dari investor asing tetap mendominasi dengan total nilai bersih sebesar Rp501,41 miliar.
Aksi jual tersebut menekan kinerja emiten perbankan besar, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), serta PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Total transaksi di seluruh pasar tercatat mencapai Rp10,22 triliun. Adapun volume perdagangan saham di bursa menembus angka 21,83 miliar lembar.
Sebanyak 421 saham mengalami penguatan, sedangkan 182 saham melemah dan 187 saham stagnan.
Performa Sektoral dan Transaksi Bursa
Sektor kesehatan mencatat kinerja impresif dengan kenaikan hingga 2,21 persen. Namun, tren berbeda dialami sektor keuangan yang justru terkoreksi 0,38 persen.
Penurunan pada sektor keuangan terjadi seiring dengan melemahnya sejumlah saham perbankan nasional.
Analisis Aliran Modal Asing
Investor asing mencatatkan nilai jual bersih yang signifikan pada beberapa emiten berkapitalisasi besar. Berikut rincian lima saham dengan catatan jual bersih (net sell) tertinggi oleh investor asing:
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp202,81 miliar
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Rp178,34 miliar
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp90,18 miliar
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT): Rp66,56 miliar
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN): Rp46,50 miliar
Sementara itu, terdapat beberapa emiten yang masih menarik minat beli investor asing dengan catatan beli bersih (net buy) sebagai berikut:
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA): Rp71,43 miliar
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN): Rp56,79 miliar
- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM): Rp37,49 miliar
- PT Timah Tbk (TINS): Rp23,49 miliar
- PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG): Rp22,46 miliar
Penguatan IHSG hari ini menunjukkan optimisme pasar yang masih terjaga meskipun arus modal asing keluar dari saham-saham perbankan utama. Investor kini menantikan arah kebijakan lanjutan untuk memproyeksikan potensi pergerakan indeks di sisa sesi perdagangan hari ini.