Terkini24.id – Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) menjatuhkan sanksi disiplin berat kepada pelatih Persija Jakarta, Shin Tae Yong. Mantan juru taktik Timnas Indonesia itu dilarang terlibat dalam seluruh aktivitas sepak bola di wilayah Korea Selatan selama satu dekade penuh.
Keputusan kontroversial ini dikeluarkan oleh Komite Fair Play KFA pada awal bulan ini. Meski sanksi tersebut membatasi ruang geraknya di Negeri Ginseng, PSSI memastikan status Shin Tae Yong sebagai pelatih klub Liga 1 Indonesia tetap aman dan tidak terpengaruh.
Rincian Sanksi Disiplin dari KFA
Sanksi yang dijatuhkan KFA kepada juru taktik berpengalaman ini mencakup beberapa larangan ketat. Hukuman tersebut hanya memiliki yurisdiksi di dalam negeri Korea Selatan saja.
Berikut adalah daftar sanksi yang diterima oleh pelatih asal Korea Selatan tersebut:
- Larangan beraktivitas di dunia sepak bola Korea Selatan selama 10 tahun.
- Larangan terlibat dalam kompetisi dengan jabatan apa pun.
- Pengusiran permanen dari klub di wilayah Korea Selatan.
Latar Belakang Masalah dan Alasan Hukuman
Perseteruan bermula dari laporan dugaan aksi kekerasan terhadap pemain ketika ia masih melatih Ulsan Hyundai. Selain itu, ia juga dilaporkan bermain golf di tengah berlangsungnya kompetisi resmi.
Kasus tersebut berujung pada pemecatan dirinya dari kursi pelatih klub Ulsan Hyundai. Proses hukum internal berlanjut hingga Komite Fair Play KFA menjatuhkan sanksi disiplin berat berupa larangan 10 tahun.
Tanggapan Resmi Shin Tae Yong
Menanggapi sanksi berat tersebut, Shin Tae Yong secara terbuka menyatakan penolakannya terhadap keputusan Komite Fair Play KFA. Ia menilai hukuman tersebut tidak adil bagi perjalanan karier profesionalnya.
Kendati demikian, ia memilih menahan diri demi menjaga kebaikan pihak lain dan iklim sepak bola domestik. “Ada banyak aspek yang menurut saya tidak adil, dan saya ingin mengungkapkan kebenaran, tetapi murid-murid saya bisa terluka jika saya berbicara, dan suasana sepak bola domestik tidak baik,” ujar Shin.
Dengan sanksi yang bersifat teritorial, Shin Tae Yong tetap dapat melanjutkan karier kepelatihannya secara bebas di luar Korea Selatan. Hingga kini, manajemen klub Liga 1 Indonesia, Persija Jakarta, menyatakan dukungan penuh terhadap keberlangsungan tim di bawah kepemimpinannya.