Adhyaksa FC resmi mengubah rencana markas mereka setelah memastikan diri promosi ke kompetisi kasta tertinggi, Super League 2026/2027. Klub sepak bola yang sebelumnya dikabarkan akan pindah ke Kupang, Nusa Tenggara Timur, kini memilih Ternate sebagai basis baru. Langkah besar ini ditandai dengan menambahkan nama legendaris Persiter Ternate pada identitas klub.
Rencana awal manajemen untuk bermakars di Kupang akhirnya batal setelah mempertimbangkan kondisi dukungan suporter di wilayah tersebut. Pemilik klub melihat potensi sepak bola yang jauh lebih besar dan menjanjikan di Maluku Utara. Keputusan ini diambil sebagai strategi jangka panjang untuk mengarungi ketatnya persaingan kompetisi musim depan.
Alasan Pemilihan Basis Ternate
Pemilik Adhyaksa FC, Eko Setyawan, mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil karena Persiter Ternate memiliki basis massa besar yang bisa mendukung tim di kasta tertinggi. Pihaknya melihat potensi besar di Ternate, terutama karena suporter Malut United sebagian besar berasal dari Persiter Ternate. Manajemen optimistis kehadiran mereka akan langsung mendapat tempat di hati masyarakat.
Faktor kefanatikan suporter lokal terhadap sepak bola menjadi alasan utama pengalihan badan hukum wilayah ini. Manajemen ingin memanfaatkan sejarah panjang sepak bola Ternate untuk membangun kekuatan tim yang disegani. Berikut adalah pernyataan resmi dari pemilik klub mengenai keputusan pemindahan markas tersebut:
“Kita putuskan untuk pindah markas ke Ternate. Di sana antusias suporternya luar biasa. Yang kita tahu sekarang mereka mendukung Malut United,” ucapnya, Senin (11/5/2026).
Berbagi Kandang dengan Malut United
Selain penyesuaian nama, Adhyaksa FC juga dipastikan akan berbagi kandang dengan tim sesama Maluku Utara, Malut United. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keberlangsungan kompetisi dan memaksimalkan dukungan suporter di wilayah Maluku Utara. Kedatangan tim baru ini sekaligus memberikan opsi hiburan sepak bola tingkat atas yang lebih padat bagi warga setempat.
Eko Setyawan menegaskan bahwa alasan utama penambahan nama Persiter Ternate adalah untuk menghidupkan kembali semangat suporter lokal. Meski Malut United sudah lebih dulu eksis, Adhyaksa FC berharap kehadiran nama Persiter Ternate bisa menarik kembali suporter yang sempat sepi hadir di stadion. Eko menjabarkan kondisi gairah sepak bola di sana lewat pernyataan berikut:
“Sekarang mulai sedikit sepi gairahnya. Kita akan cari tau apa masalahnya. Keberadaan kita semoga mampu membalikan semangat para suporter,” ucap Eko.
Dengan tambahan nama Persiter Ternate, Adhyaksa FC berharap bisa memperkuat citra klub sebagai representasi Maluku Utara di Super League. Manajemen klub sangat optimistis langkah ini akan memperkuat hubungan emosional dengan masyarakat Ternate secara cepat. Kehadiran dukungan penuh dari suporter lokal diharapkan menjadi modal berharga bagi tim untuk bisa bertahan di kasta tertinggi.