Kisah Foto Lawas Messi Memandikan Bayi Lamine Yamal yang Viral Jelang Final Piala Dunia 2026

Lionel Messi dan Lamine Yamal bertemu di final Piala Dunia 2026. Simak kisah foto ikonik mereka 20 tahun silam sebelum laga puncak di New Jersey.

Terkini24.id – Lionel Messi dan Lamine Yamal akan saling berhadapan di lapangan hijau saat Argentina bertemu Spanyol dalam final Piala Dunia 2026 di New Jersey Stadium, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026) dini hari WIB. Pertemuan ini bukan sekadar perebutan trofi bergengsi, melainkan panggung sejarah bagi dua ikon yang terikat oleh sebuah foto ikonik dua dekade silam.

Keduanya kini menjadi pusat perhatian dunia dengan perbedaan usia hampir 20 tahun. Laga puncak ini sekaligus menandai pertemuan resmi pertama mereka sebagai lawan di lapangan.

Jejak Sejarah di Balik Foto Ikonik

Foto yang memperlihatkan Messi muda sedang memandikan Yamal yang masih berusia tiga bulan menjadi viral pada 2024. Momen tersebut terjadi pada tahun 2006 sebagai bagian dari proyek kalender amal surat kabar Catalan, SPORT, untuk mendukung program Unicef.

Keluarga Yamal mendapatkan kesempatan tersebut setelah memenangkan undian dari organisasi sosial. Kala itu, terdapat beberapa pemain Barcelona yang terlibat dalam proyek tersebut, antara lain:

  • Eric Abidal
  • Xavi Hernandez
  • Ronaldinho
  • Thierry Henry
  • Andres Iniesta
  • Carles Puyol
  • Victor Valdes

Takdir mempertemukan Yamal dengan Messi di ruang ganti tim tamu Camp Nou pada 31 Oktober 2007.

Kesaksian di Balik Lensa

Oriol Canals, mantan staf pemasaran SPORT, menceritakan suasana canggung saat pemotretan berlangsung. Menurutnya, Messi belum memiliki pengalaman menggendong bayi sehingga terlihat sangat canggung.

“Messi kaku seperti sapu. Saya kira itu karena dia belum pernah menggendong bayi seumur hidupnya,” ujar Canals kepada FIFA.

Fotografer Joan Monfort bahkan harus meminjam bebek plastik milik putrinya untuk menarik perhatian Yamal agar tersenyum. Monfort menyebut foto tersebut sebagai sebuah mukjizat yang terukir dalam jiwa.

“Foto itu terukir dalam jiwa saya. Itu mukjizat saat itu dan tetap menjadi mukjizat 20 tahun kemudian,” ungkap Monfort.

Simbolisme Dua Generasi

Banyak pihak menganggap foto tersebut sebagai restu dari seorang legenda kepada calon bintang masa depan. Canals menyamakan situasi tersebut dengan hubungan antara dua atlet besar dunia.

“Ini seperti hadiah yang diberikan hidup kepada Anda. Rasanya seperti Michael Jordan memandikan LeBron James. Benar-benar tidak bisa dipercaya; sangat gila,” kata Canals.

Monfort menambahkan bahwa pertemuan keduanya di final Piala Dunia adalah penutup narasi yang sempurna. Bagi Monfort, sejarah seolah tertulis sebelum peristiwa tersebut benar-benar terjadi.

Final Piala Dunia 2026 ini bukan hanya menjadi ajang pembuktian dominasi antarnegara, tetapi juga puncak dari perjalanan panjang dua individu yang terhubung oleh momen acak dua dekade lalu. Kini, dunia akan menyaksikan apakah “restu” yang tersimpan dalam foto masa lalu tersebut akan berlanjut dengan persaingan sengit di atas rumput New Jersey Stadium.