Terkini24.id – Keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 mengubah peta persaingan peraih penghargaan Ballon d’Or 2026. Penyerang remaja asal Spanyol, Lamine Yamal, kini muncul sebagai salah satu kandidat favorit untuk meraih gelar individu paling bergengsi tersebut setelah membawa negaranya mengalahkan Argentina di partai final.
Spanyol memastikan gelar juara melalui gol tunggal Ferran Torres di babak perpanjangan waktu. Pertandingan tersebut berlangsung sengit dengan skor imbang tanpa gol hingga waktu normal berakhir, bahkan Argentina sempat bermain dengan sepuluh pemain setelah Enzo Fernandez menerima dua kartu kuning.
Persaingan Terbuka Ballon d’Or 2026
Perebutan gelar Ballon d’Or tahun ini dinilai oleh para pengamat sebagai salah satu edisi paling terbuka dalam sejarah. Hal ini terjadi karena setiap kandidat utama memiliki catatan prestasi yang belum sempurna, sehingga penentuan pemenang akan bergantung pada kombinasi raihan trofi, statistik individu, dan performa selama turnamen.
Lamine Yamal memiliki modal kuat berupa gelar juara dunia, namun ia tetap memiliki celah dalam rekam jejak musim ini. Pemain sayap Barcelona tersebut gagal membawa klubnya melaju lebih jauh setelah tereliminasi pada babak perempat final Liga Champions, sehingga ia tidak menguasai dua gelar utama di level klub dan internasional.
Rivalitas Kandidat Lain
Beberapa bintang dunia lainnya juga masih berada dalam radar peraih gelar meski memiliki catatan yang beragam. Pemegang gelar Ballon d’Or saat ini, Ousmane Dembele, memiliki medali juara Liga Champions namun terhenti di babak semifinal Piala Dunia, sehingga upayanya mempertahankan gelar menjadi kurang meyakinkan.
Sementara itu, Harry Kane mencatatkan diri sebagai pencetak gol terbanyak di liga Eropa, namun gagal meraih trofi besar setelah tersingkir di semifinal Liga Champions dan Piala Dunia. Kylian Mbappé dan Lionel Messi juga tetap diperhitungkan. Mbappé berhasil meraih Golden Boot, sementara Messi memimpin Argentina hingga ke babak final sebelum akhirnya takluk dari Spanyol.
Penentuan pemenang Ballon d’Or 2026 kini menjadi tantangan bagi para pemilih untuk membandingkan prestasi yang bersifat komplementer namun tidak menyeluruh di antara para nomine. Performa di Piala Dunia 2026 secara signifikan memperbesar peluang Lamine Yamal untuk mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola dunia.