Terkini24.id – Mantan penyerang Tim Nasional Inggris sekaligus pemenang Ballon d’Or dua kali, Kevin Keegan, meninggal dunia pada usia 75 tahun. Berita duka ini dikonfirmasi langsung oleh pihak keluarga pada Senin setempat.
Pihak keluarga mengungkapkan bahwa sosok yang dijuluki “King Kev” tersebut mengembuskan napas terakhirnya di samping istri dan anak-anak perempuannya. Keegan mengidap kanker stadium empat sebelum akhirnya dinyatakan tutup usia.
Kehilangan sosok ikonik ini memicu gelombang duka mendalam di seluruh penjuru dunia sepak bola, mengingat kontribusi besarnya baik sebagai pemain bintang maupun manajer papan atas.
Daftar Isi
Perjuangan Melawan Kanker Stadium Lanjut
Masa-masa sulit bagi Kevin Keegan dimulai ketika ia menjalani operasi medis pada Januari lalu. Namun, kondisi kesehatannya semakin menurun hingga pada bulan Juni ia mengonfirmasi bahwa kanker yang diidapnya telah memasuki stadium empat.
Meskipun terus menjalani berbagai proses pengobatan intensif, kondisi fisik mantan bintang Liverpool tersebut tidak kunjung membaik. Pihak keluarga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh tim medis yang telah merawat Keegan.
Di saat yang sama, keluarga besar Keegan meminta ruang privasi dari publik dan media untuk melewati masa berkabung yang sangat berat ini.
Kejayaan Gemilang Bersama Liverpool dan Hamburg
Kevin Keegan mencatatkan namanya dalam sejarah emas sepak bola dunia berkat rentetan prestasi luar biasa pada dekade 1970-an. Saat berseragam Liverpool selama enam musim, ia berhasil mempersembahkan satu trofi Liga Champions (European Cup) pada 1977 serta dua Piala UEFA pada 1973 dan 1976.
Tidak hanya sukses di level Eropa, Keegan juga membawa The Reds meraih tiga gelar juara Liga Inggris. Dalam 322 penampilan bersama klub Merseyside tersebut, ia mencatatkan 100 gol dan 88 assist, mengukuhkan statusnya sebagai legenda klub.
Kepindahannya ke klub Jerman, Hamburger SV, pada tahun 1977 semakin menegaskan dominasinya di panggung dunia. Bersama Hamburg, Keegan dianugerahi penghargaan individu paling bergengsi, Ballon d’Or, secara berturut-turut pada tahun 1978 dan 1979.
Dedikasi Bagi Timnas Inggris dan Kiprah Manajerial
Di level internasional, Keegan mencatatkan 63 penampilan bersama Tim Nasional Inggris antara tahun 1972 hingga 1982 dengan torehan 21 gol. Setelah membela Hamburg, ia melanjutkan karier bermainnya di Southampton dan Newcastle United sebelum akhirnya gantung sepatu.
Setelah pensiun sebagai pemain, Keegan melanjutkan dedikasinya di dunia sepak bola dengan menjajaki karier sebagai manajer. Ia sukses memimpin Newcastle United meraih promosi ke Premier League pada tahun 1993 dan membawa klub tersebut bersaing di papan atas.
Selain Newcastle, Keegan tercatat pernah menangani Fulham, Manchester City, serta dipercaya mengarsiteki Tim Nasional Inggris pada periode 1999 hingga 2000. Jejak langkah dan dedikasinya akan selalu dikenang sebagai salah satu warisan terbaik sepak bola dunia.