FAM Resmi Akhiri Kontrak Pelatih Peter Cklamovski dan CEO Rob Friend

Pelatih Peter Cklamovski
Pelatih Peter Cklamovski

Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) resmi mengumumkan berakhirnya masa kerja sama dengan pelatih kepala tim nasional Malaysia, Peter Cklamovski, dan CEO tim nasional Malaysia, Rob Friend. Keputusan pemutusan kontrak kedua petinggi di jajaran manajemen skuad Harimau Malaya tersebut mulai berlaku efektif sejak 1 Juni 2026.

Seluruh pihak terkait menyepakati penghentian kerja sama ini melalui jalur mufakat demi kebaikan bersama.

Peter Cklamovski tercatat baru menduduki kursi kepelatihan timnas Malaysia sejak 16 Desember 2024 dan resmi memulai tugasnya pada 5 Januari 2025. Juru taktik asal Australia itu awalnya ditargetkan untuk menakhodai timnas Malaysia dalam mengarungi babak kualifikasi Piala Asia 2027.

Sebelum menangani tim, ia ditunjuk untuk menggantikan posisi Pau Marti yang bertindak sebagai juru taktik sementara pascapeninggalan Kim Pan Gon.

Evaluasi Kinerja dan Kasus Naturalisasi

Selama masa kepemimpinannya, Peter Cklamovski sebenarnya mengukir catatan yang cukup impresif di atas lapangan dengan mengemas tujuh kemenangan dan satu hasil imbang. Namun, tren positif yang diraih oleh skuad Harimau Malaya tersebut harus ternodai oleh munculnya polemik di luar lapangan terkait penggunaan pemain naturalisasi yang dinyatakan tidak sah. Rangkaian evaluasi atas masalah tersebut disinyalir menjadi salah satu pemicu utama FAM untuk merombak struktur internal kepelatihan mereka.

Langkah efisiensi organisasi ini tidak berhenti sampai di jajaran petinggi tim saja. Manajemen pusat FAM juga memutuskan untuk menyudahi kerja sama dengan dua staf senior mereka, yaitu Matthew Smith dan Seiya Imazaki, yang efektif selesai pada tanggal 16 Juni 2026.

Perombakan Massal Skuad Junior

Kebijakan pembersihan gerbong kepelatihan dari badan sepak bola tertinggi di Malaysia tersebut bahkan berdampak langsung hingga ke sektor tim nasional kelompok umur. Pelatih tim nasional Malaysia U-23, Nafuzi Zain, dan pelatih penjaga gawang, Mohd Yazid Mohd Yassin, turut dibebastugaskan dari jabatan masing-masing sejak 15 Juni 2026.

Rencana penunjukan nama-nama baru yang akan mengisi kekosongan kursi kepelatihan ini akan segera dibahas dalam rapat komite eksekutif mendatang.

Pihak federasi memastikan bahwa perpisahan dengan barisan staf kepelatihan dan manajemen ini berjalan dengan baik tanpa ada perselisihan hukum. “FAM menghormati keputusan yang dibuat dan menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas semua jasa, komitmen, dan kontribusi yang telah mereka berikan yang dilakukan sepanjang masa bakti mereka bersama tim nasional,” tulis FAM dalam situs resmi.

Hingga saat ini, FAM belum mengumumkan nama sosok baru yang akan mengisi posisi lowong yang ditinggalkan oleh Peter Cklamovski maupun posisi manajerial Rob Friend. Agenda terdekat federasi adalah menunjuk karteker sementara untuk mendampingi tim nasional agar persiapan menjelang kualifikasi benua tidak terganggu.

Manajemen berkomitmen untuk segera menyelesaikan proses transisi staf ini dalam waktu dekat demi menjaga fokus para pemain.