Terkini24.id – Pembalap muda asal Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali ke Benua Eropa untuk melanjutkan persaingan Moto3 paruh kedua musim 2026. Atlet binaan Honda Team Asia tersebut bersiap tampil di Sirkuit Silverstone, Inggris, pada tujuh hingga sembilan Agustus.
Veda bertekad mendulang hasil kompetitif demi meraih kemenangan perdana sepanjang debutnya di ajang Grand Prix tahun ini. Dirinya menyadari sering menerima perbandingan performa dengan pembalap pemula lain seperti Brian Uriarte dan Hakim Danish.
Meskipun demikian, Veda tetap tenang menghadapi berbagai opini publik tanpa memikul beban psikologis berlebih. Ia menilai persaingan kelas Grand Prix memiliki karakteristik berbeda dibanding kejuaraan sebelumnya.
“Ya, persaingannya sekarang berbeda. Maksud saya, di Red Bull kami memang membalap bersama, dan di sana semua motornya sama. Dan, di Grand Prix kali ini, kami membalap bersama lagi, tetapi ada lebih banyak pembalap yang lebih berpengalaman,” ujar Veda.
Veda juga menyoroti perbedaan spesifikasi kendaraan yang digunakan oleh para rival utamanya di lintasan balap. Fokus utamanya diarahkan pada proses adaptasi teknis bersama tim.
“Dan, ya, saya sendiri pembalap Honda, maksud saya, mereka memakai merek lain. Dan, ya, mereka sudah meraih podium. Tapi, seperti yang saya katakan, saya tidak terlalu ingin memberi tekanan pada diri sendiri untuk naik podium. Maksud saya, jika saya punya perasaan bisa naik podium atau menang, maka saya pasti akan mencoba,” kata Veda.
“Pada dasarnya, saya selalu memberikan yang terbaik di setiap balapan. Dan sekarang saya fokus belajar di setiap balapan, terutama di sirkuit yang baru pertama kali saya kendarai,” tegas Veda.
Karakteristik Sirkuit Silverstone yang memiliki lintasan lurus panjang serta tikungan berkecepatan tinggi menuntut tingkat presisi tinggi dari setiap pembalap. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Veda yang baru pertama kali menjajal lintasan di Inggris.
“Itu justru memotivasi saya, pastinya. Karena saya tidak merasa terbebani,” ungkap Veda mengenai tanggapan penggemar.
“Ini bukan beban, karena jika Anda menekan diri sendiri, itu tidak baik,” tambahnya. Veda terus memaksimalkan sesi latihan fisik maupun uji coba motor guna menatap rangkaian seri berikutnya secara optimal bersama tim.