JAKARTA — Keikutsertaan Tim Nasional Sepak Bola India dalam gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia mendadak menjadi tanda tanya besar. Federasi Sepak Bola Seluruh India (AIFF) dikabarkan tengah menimbang keputusan untuk mengundurkan diri akibat tumpangan agenda uji coba internasional.
Laporan media setempat pada Rabu (12/8) menyebutkan bahwa pihak AIFF mendapati jadwal ajang regional tersebut berdekatan dengan rencana laga persahabatan melawan Timnas Brasil. Situasi ini membuat otoritas sepak bola negara tersebut berada di posisi dilematis.
Media India Sports Hub mengulas dinamika internal federasi yang tengah berkembang saat ini. Dalam pemberitahuannya, media tersebut menuliskan:
“Partisipasi India dalam FIFA ASEAN Cup 2026 perdana menjadi tidak pasti setelah Federasi Sepak Bola Seluruh India (AIFF) mulai mempertimbangkan kemungkinan penarikan diri dari turnamen tersebut karena bentrok jadwal dengan pertandingan persahabatan internasional melawan Brasil,”
Agenda Uji Coba Internasional dan Dilema AIFF
Ajang bergengsi FIFA ASEAN Cup 2026 edisi perdana ini rencananya bergulir mulai 24 September hingga 4 Oktober 2026. Periode pelaksanaan turnamen tersebut berjalan sejajar dengan kalender resmi jeda internasional FIFA.
Masalah muncul ketika kesempatan langka datang untuk menghadapi tim nasional Brasil pada rentang waktu yang sama. Pihak federasi menilai laga melawan juara dunia lima kali tersebut memiliki bobot nilai pengalaman tinggi bagi perkembangan tim nasional mereka.
Menghadapi salah satu kekuatan raksasa sepak bola dunia dinilai memberi manfaat teknis yang sulit dilewatkan. Oleh sebab itu, AIFF berupaya mencari jalan keluar terbaik tanpa harus mengorbankan kesempatan berharga tersebut.
Penolakan Opsi Skuad Lapis Kedua oleh FIFA
Untuk mengatasi kendala pembagian fokus pemain, AIFF sebelumnya merancang skema pengiriman tim U-23 atau tim ‘B’ ke Indonesia. Formula tersebut disiapkan agar tim utama senior tetap bisa berkonsentrasi menghadapi skuad Brasil.
Langkah penyusunan dua tim terpisah itu mendapat kendala dari induk organisasi sepak bola dunia. FIFA dikabarkan menolak usulan penyiapan tim pelapis dan mewajibkan setiap peserta menurunkan kekuatan skuad senior secara penuh dalam kompetisi resmi kawasan ini.
Ketentuan tegas dari FIFA memaksa federasi India memilih satu di antara dua agenda. Mereka harus menentukan sikap antara tetap berlaga di Indonesia atau memilih memusatkan perhatian pada laga persahabatan internasional.
Peta Persaingan dan Implikasi Bagi Grup A
Berdasarkan hasil undian awal, India ditempatkan pada kelompok persaingan tingkat teratas bersama tuan rumah Indonesia. Kehadiran mereka awalnya diproyeksikan bakal menambah tingkat kompetisi di dalam grup.
Berikut adalah susunan kontestan yang terdaftar di Grup A Divisi Utama:
- Indonesia (tuan rumah)
- Singapura
- Pakistan
- India
Penyelenggaraan turnamen perdana ini melibatkan total 14 tim nasional yang terbagi dalam dua tingkatan kompetisi. Divisi Utama diisi oleh delapan kontestan terbaik untuk memperebutkan piala edisi pertama.
Menanti Sikap Resmi Federasi India
Apabila keputusan pengunduran diri secara resmi diambil, susunan peserta di kelompok utama dipastikan mengalami penyesuaian. Pihak penyelenggara di Indonesia tentu harus mengatur ulang jadwal pertandingan yang telah disiapkan.
Hingga saat ini, kepastian akhir dari AIFF masih terus ditunggu oleh berbagai pihak. Keputusan federasi tersebut bakal menentukan peta persaingan akhir di babak penyisihan grup.
Bagi tim tuan rumah Indonesia dan peserta lainnya, kejelasan status India menjadi poin penting untuk mematangkan persiapan teknis menjelang pembukaan turnamen pada akhir September mendatang.




