Tim Pelatih Arema Menangguhkan Laga Uji Coba Arema Sebelum Marcos Santos Tiba

Arema FC menunda agenda laga uji coba Arema menjelang Piala Presiden 2026 karena masih menunggu kedatangan pelatih kepala Marcos Santos.

Arema FC

MALANG – Kepastian mengenai laga uji coba Arema FC masih belum menemui titik terang menjelang bergulirnya turnamen Piala Presiden 2026. Tim pelatih memilih untuk tidak gegabah dalam menyusun agenda tanding sebelum nahkoda baru mereka tiba. Pengambilan keputusan formal baru akan terlaksana setelah pelatih kepala asal Brasil, Marcos Santos, mendarat di Kota Malang.

Saat ini, klub kebanggaan Aremania tersebut terus menggenjot persiapan menjelang turnamen pramusim yang akan bergulir pada 25 Juli 2026. Skuad Singo Edan kini sedang memfokuskan seluruh program latihan pada pemantapan sektor taktikal di Malang.

Latihan Taktikal Arema Dipimpin Asisten Pelatih

Selama Marcos Santos belum berada di Indonesia, kendali program latihan sepenuhnya dipegang oleh sang asisten pelatih. Andre Caldas Costa memimpin jalannya seluruh sesi latihan skuad untuk menjaga ritme persiapan tim.

Jajaran staf pelatih memanfaatkan kekosongan waktu ini untuk mematangkan serta menyempurnakan pola permainan tim secara keseluruhan. Kendati demikian, penentuan jadwal pertandingan persahabatan melawan klub lain tetap harus menunggu instruksi selanjutnya.

Andre menegaskan dirinya lebih memilih untuk menunggu arahan langsung dari sang pelatih kepala sebelum mengambil keputusan besar. “Kami belum menyusun rencana menggelar uji coba untuk pemain. Kami masih menunggu kedatangan Coach Marcos,” kata Andre kepada WEAREMANIA.

Internal Game Menjadi Alternatif Pengganti Uji Coba

Sebagai solusi sementara dari penundaan tersebut, tim pelatih memutuskan untuk menyelenggarakan sesi pertandingan internal yang melibatkan seluruh penggawa. Agenda tanding antarpemain ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat (17/7/2026).

Dalam sesi tersebut, tim pelatih bakal membagi komposisi skuad menjadi dua kelompok untuk saling bertanding. Langkah ini diambil oleh Andre guna menghadirkan atmosfer pertandingan yang serupa dengan atmosfer laga resmi.

Juru taktik asal Brasil tersebut menerangkan bahwa konsep pertandingan internal ini memiliki perbedaan mendasar dengan gim mini biasa. Tim pelatih bahkan berencana mendatangkan wasit serta perangkat pertandingan resmi ke lapangan.

Pemantauan Fisik dan Evaluasi Pemain Arema

Kehadiran perangkat pertandingan resmi diharapkan mampu merangsang mental kompetitif para pemain di atas lapangan. Selain menjaga kebugaran, tim pelatih juga memanfaatkan momentum ini untuk memantau perkembangan performa setiap individu.

Data serta hasil pengamatan dari pertandingan internal ini nantinya akan diserahkan langsung kepada sang pelatih kepala. Informasi tersebut bakal menjadi bahan dasar bagi Marcos Santos dalam menyusun evaluasi komprehensif setelah tiba di Malang.

Melalui skema ini, kondisi kesiapan tim tetap terpantau dengan baik meskipun pelatih utama belum hadir di lapangan. Andre menambahkan, “Kami berencana menggelar pertandingan di antara para pemain kami sendiri, tapi dibuat seperti laga yang sesungguhnya,” pungkasnya.

Langkah alternatif ini diharapkan dapat menjaga kesiapan fisik dan mental bertanding skuad Singo Edan di tengah ketidakpastian agenda laga uji coba Arema. Kesiapan yang matang melalui pertandingan internal ini akan menjadi modal awal yang berharga sebelum mereka mengarungi ketatnya persaingan di Piala Presiden 2026.