JAKARTA — Persija Jakarta mematangkan komposisi susunan pemain inti pada pertandingan uji coba kedua di Thailand menghadapi Chiangrai United pada Sabtu (22/8). Pelatih kepala Macan Kemayoran, Shin Tae-yong, menetapkan laga kontra kontestan kasta teratas Liga Thailand tersebut sebagai ajang penyempurnaan skema permainan tim utama sebelum kompetisi resmi bergulir.
Eksperimen rotasi skuad mulai dipersempit guna menemukan ritme permainan terbaik para pilar andalan. Sesi uji tanding di luar negeri ini memberi tolok ukur kesiapan mental serta pemahaman taktik bertanding sebelum memasuki jadwal kompetisi domestik.
Target Penyempurnaan Taktik Inti
Fokus utama tim pelatih tertuju pada pembentukan kekompakan susunan pemain inti yang bakal menjadi tulang punggung kompetisi. Pematangan sistem permainan membutuhkan proses adaptasi bertahap di lapangan lewat duel kompetitif bertensi tinggi.
Juru taktik asal Korea Selatan tersebut menekankan pentingnya konsistensi dalam membangun sistem permainan tim. “Untuk pertandingan kedua, kami akan berusaha membuat tim utama yang bisa bermain semaksimal mungkin dan terus membangun pola permainan yang ingin kami terapkan. Sebab, hal seperti itu tidak bisa terjadi dalam semalam sehingga harus terus disempurnakan,” kata STY dikutip dari laman resmi Persija di Jakarta, Jumat.
Sebelumnya, tim ibu kota berhasil mengamankan kemenangan 2-1 saat meladeni Police Tero berkat sepasang gol Rayhan Hannan. Pada duel perdana tersebut, seluruh pemain memperoleh menit bermain lewat perombakan susunan pemain pada babak pertama dan babak kedua.
Adaptasi Peningkatan Ketahanan Fisik
Kondisi kebugaran fisik pemain terus dipantau menyusul agenda pemusatan latihan berintensitas tinggi sepanjang pekan lalu. Arlyansyah Abdulmanan beserta rekan-rekannya melahap menu latihan dua kali sehari demi mendongkrak level ketahanan stamina.
Beban latihan berat menyebabkan reaksi otot para pemain masih terasa kaku ketika melakoni laga uji coba perdana. Meski demikian, tim pelatih melihat adanya peningkatan volume tenaga pemain secara menyeluruh.
Mantan pelatih tim nasional Indonesia itu memberikan apresiasi atas daya juang para pemain di lapangan. “Meskipun setelah latihan fisik tubuh para pemain masih terasa berat, mereka tetap menunjukkan usaha untuk melaluinya. Tubuh memang masih terasa berat saat ini, tetapi secara fisik tenaga para pemain sudah jauh lebih bertambah,” tutur pelatih yang pernah melatih timnas Indonesia selama lima tahun itu.
Rangkaian Agenda Peluncuran Tim
Rombongan skuad Macan Kemayoran dijadwalkan bertolak kembali ke Tanah Air pada Minggu (23/8) setelah menuntaskan seluruh agenda latihan di Thailand. Manajemen klub telah merancang sejumlah agenda resmi menjelang bergulirnya musim baru:
- Peluncuran tim dan jersi baru musim 2026/2027
- Pertandingan uji coba menghadapi Brisbane Roar pada 29 Agustus di Jakarta International Stadium, Jakarta Utara
- Laga perdana Super League 2026/2027 melawan Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda pada 5 September
Rangkaian agenda pemusatan latihan dan laga uji coba diharapkan mampu mendongkrak performa Macan Kemayoran sejak pekan perdana liga. Kesiapan fisik serta pemahaman taktik menjadi modal penting dalam mengarungi ketatnya persaingan kompetisi sepak bola kasta teratas nasional.




