Padahal, masalah ini umumnya berkaitan erat dengan sinkronisasi data kependidikan, khususnya Nomor Induk Siswa Nasional (NISN). Memahami akar penyebabnya sejak awal menjadi krusial agar peserta dapat mengambil langkah perbaikan yang tepat tanpa membuang waktu pendaftaran yang berharga.
Penyebab Umum Data Tidak Ditemukan di SNPMB
Notifikasi “Data Tidak Ditemukan di SNPMB” tidak muncul tanpa alasan. Ada beberapa faktor utama yang sering menjadi pemicu kendala ini:
- Data Siswa Gap Year atau Alumni Belum Aktif: Kondisi ini banyak dialami oleh lulusan tahun-tahun sebelumnya. Data mereka tidak selalu otomatis aktif di sistem SNPMB terbaru, sehingga memerlukan proses tambahan agar kembali terbaca oleh sistem.
- NISN Bermasalah: Masalah pada NISN bisa beragam, mulai dari belum aktif, adanya data ganda, hingga informasi identitas yang tidak sesuai dengan basis data nasional. Perbedaan kecil seperti ejaan nama, tanggal lahir, atau nama ibu kandung sudah cukup membuat sistem gagal mengenali data.
- Data Sekolah atau Siswa Belum Tersinkronisasi: Hal ini dapat terjadi apabila pembaruan data di aplikasi Dapodik oleh pihak sekolah belum sepenuhnya terunggah ke server nasional Kementerian Pendidikan. Akibatnya, data siswa belum terbaca oleh sistem SNPMB.
- Kesalahan Input Saat Registrasi: Banyak peserta tidak menyadari bahwa satu digit NISN yang keliru atau Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) sekolah yang salah akan langsung memicu notifikasi data tidak ditemukan.
Langkah Praktis Mengatasi Kendala Data Tidak Ditemukan
Jika notifikasi tersebut muncul, calon peserta tidak perlu panik. Ada beberapa langkah praktis yang dapat dilakukan agar data kembali terbaca dan proses pendaftaran akun SNPMB dapat dilanjutkan:
- Pastikan NISN Benar dan Aktif: Langkah awal yang wajib dilakukan adalah memastikan NISN yang dimasukkan sudah benar dan berstatus aktif. Peserta dapat memeriksanya melalui situs resmi verval.data.kemdikbud.go.id. Jika NISN muncul, cocokkan kembali seluruh data identitas yang tertera. Apabila tidak ditemukan, besar kemungkinan NISN belum aktif atau mengalami masalah administrasi.
- Lakukan Verifikasi dan Validasi (Verval) NISN: Bagi lulusan lama atau siswa gap year, proses verifikasi dan validasi (verval) NISN menjadi solusi utama. Proses ini membutuhkan waktu, sehingga sangat disarankan untuk segera dilakukan sebelum jadwal registrasi akun SNPMB berakhir. Setelah proses verval disetujui, data NISN biasanya akan kembali aktif dan dapat digunakan untuk membuat akun.
- Hubungi Pihak Sekolah Asal: Selain dua langkah utama tersebut, peserta juga dianjurkan untuk menghubungi operator sekolah asal apabila kendala masih berlanjut. Operator sekolah memiliki akses langsung ke sistem data pendidikan dan dapat membantu mempercepat perbaikan jika ditemukan ketidaksesuaian data antara sistem sekolah dengan basis data nasional.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, diharapkan calon peserta SNPMB 2026 dapat mengatasi masalah “Data Tidak Ditemukan” dan melanjutkan proses pendaftaran akun dengan lancar.
Baca berita lainnya seputar Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru di sini.