Terkini24.id – Panitia Pelaksana Piala Presiden 2026 resmi mengubah skema kompetisi dengan menghapus babak semifinal usai merampungkan seluruh laga penyisihan grup. Keputusan mendadak ini langsung mempertemukan juara Grup A dan Grup B di partai puncak, serta memicu kejutan besar bagi para kontestan turnamen.
Kebijakan anyar tersebut tertuang dalam surat resmi bertanggal 1 Agustus 2026 yang ditandatangani oleh Ketua Panitia Pelaksana, Tsamara Amany. Perubahan format ini memangkas tahapan gugur dan menetapkan nasib empat tim teratas secara instan berdasarkan raihan poin akhir.
Berdasarkan aturan terbaru, juara Grup A yakni Persib bakal langsung menghadapi Persebaya selaku pemuncak Grup B pada laga perebutan gelar. Sementara itu, laga perebutan tempat ketiga akan menyajikan pertarungan sengit antara Arema FC dan Persija Jakarta.
Isi Surat Resmi Panitia
Dilansir dari akun X @@GIBOLofficial, Panitia merilis edaran pemberitahuan klasemen akhir sekaligus skema pemungkas bagi seluruh klub peserta. Pihak penyelenggara menegaskan bahwa evaluasi babak penyisihan menjadi dasar penetapan jadwal partai penutup.
Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan secara tertulis poin penetapan hasil dan tahapan akhir kejuaraan. Keputusan tersebut mengikat seluruh tim yang lolos dari fase penyisihan grup.
“Klub yang menempati peringkat pertama akan bertanding pada pertandingan final Piala Presiden 2026,” tulis Tsamara Amany dalam surat resmi panitia.
“Klub yang menempati peringkat kedua akan bertanding untuk memperebutkan peringkat ketiga,” lanjut poin pemberitahuan tersebut.
Sebentar dulu, aturan semifinal Piala Presiden 2026 diganti? Terus diubah, FINAL (Juara Grup A vs Juara Grup B) dan 3rd (Runner Up A vs Runner Up B). Yang artinya ini 👇
— GIBOLofficial (@GIBOLofficial) August 2, 2026
FINAL – Persib vs Persebaya
3rd – Arema vs Persija
Gimana pendapatmu bol.. 😂😂😂 pic.twitter.com/pnSt7Qr16y
Skema Baru Laga Pemungkas
Penghapusan laga empat besar membuat jadwal penutupan turnamen bergeser secara signifikan. Penonton akan langsung menyajikan dua laga penentu gelar tanpa melalui sistem silang semifinal.
Berikut adalah peta pertempuran akhir turnamen pra-musim ini:
- Partai Final (Juara Grup A vs Juara Grup B): Persib Bandung vs Persebaya Surabaya
- Perebutan Peringkat Ketiga (Runner-Up Grup A vs Runner-Up Grup B): Arema FC vs Persija Jakarta
Dampak Perubahan Format Turnamen
Perubahan skema ini menuntut jajaran pelatih merombak taktik persiapan tim secara mendadak. Ketiadaan babak semifinal memaksa Persib dan Persebaya langsung tampil dengan intensitas tertinggi demi mengamankan trofi juara.
Manajemen klub serta pendukung setia kini memfokuskan perhatian pada duel klasik yang tercipta lebih cepat dari perkiraan awal. Kepastian ini diharapkan dapat menyajikan tontonan berkualitas tinggi sekaligus menutup gelaran turnamen secara meriah.
Penerapan aturan baru dalam ajang pramusim ini menjadi catatan penting bagi tata kelola kompetisi sepak bola nasional ke depan. Kendati memicu pro dan kontra di kalangan pencinta bola, duel panas papan atas yang tersaji di babak akhir diyakini tetap menjadi daya tarik utama bagi publik olahraga Tanah Air.

Apakah Informasi ini HOAKS?
Menurut Pak Arya Sinulingga, informasi ini jelas hoaks. Dalam captionya, ia menjelaskan “Ada aja yg buat hoax….santai aja…pasti ada semifinal dan final….lokasi ? Bukannya harusnya juara group yg sdh jadi tuan rumah yg jadi tuan rumah ? Semua Klub sdh diberitahu bahkan umkm pun tau kalau kepastian tempat tuan rumah hanya sampai penyisihan group. Semifinal dan Final akan diputuskan setelah penyisihan group. Jadi tunggu tanggal mainnya….Seruuuuu hehehe.

Begitupun oleh Akun resmi dari Tsamara Amany Alatas (@tsamaradki), “Piala Presiden 2026 sejak awal sudah pasti ada Semi-final & Final. Clear ya. Di mana? Nah, tunggu. Segera diumumkan”.