TERKINI24.ID – Yudo Sadewa, putra dari mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, mendadak menjadi pusat perhatian publik di media sosial. Sorotan tersebut mencuat usai dirinya memberikan respons terkait pencopotan sang ayah dari jabatannya pada Senin, 14 September 2026.
Kebebasan Berpendapat Tanpa Status Anak Pejabat
Unggahan di akun Instagram pribadi Yudo mengungkapkan perasaannya mengenai perubahan status sang ayah. Ia mengaku kini merasa jauh lebih leluasa untuk mengekspresikan pandangan di ruang publik tanpa perlu merasa terbebankan oleh atribut keluarga pejabat negara.
Pergantian posisi di Kementerian Keuangan dinilainya memberi ruang gerak baru dalam berkomunikasi di media sosial. “Sekarang Yudo udah bukan anak Menteri, jadi boleh bebas asbun ya,” tulis Yudo dalam unggahan yang dengan cepat menyebar luas dan memicu beragam reaksi warganet.
Perbandingan Penghasilan Trader Dan Gaji Menteri
Selain membahas kebebasan bersuara, Yudo turut melontarkan pandangannya mengenai perbandingan pendapatan profesi trader dengan gaji seorang menteri. Ia menilai penghasilan dari aktivitas trading profesional jauh lebih besar dibandingkan gaji pejabat negara yang memikul beban kerja tinggi.
Besarnya tanggung jawab dalam mengelola keuangan negara dianggap tidak sebanding dengan kompensasi yang diterima seorang menteri. “Pensiun aja dari politik, enak jadi trader gajinya miliaran per bulan. Jadi menteri gaji kecil, kerjanya nonstop ngurusin negara yang bawahan korup,” tulisnya.
Dinamika Perombakan Kabinet Di Istana Negara
Komentar Yudo tersebut muncul di tengah momentum perombakan kabinet yang diumumkan secara resmi pada Senin, 14 September 2026. Presiden Prabowo Subianto memberhentikan Purbaya Yudhi Sadewa dan melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan definitif di Istana Negara, Jakarta.
Transisi kepemimpinan di sektor fiskal ini terus mendapatkan perhatian luas dari masyarakat. Pernyataan blak-blakan dari Yudo Sadewa pun menjadi salah satu topik hangat yang memicu diskusi intensif di berbagai platform digital.