Terkini24.id – Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri, menghadapi tantangan berat melawan peringkat pertama dunia asal Korea Selatan, Seo Seung-jae dan Kim Won-ho. Laga puncak tersebut tersaji dalam turnamen bulu tangkis level Super 1000 China Open 2026 di Olympic Sports Centre Gymnasium, Changzhou, Minggu (26/7). Pertemuan ini menjadi ulangan laga final Japan Open 2026 yang berlangsung sepekan sebelumnya.
Modal Kepercayaan Diri
Fajar dan Fikri membawa kepercayaan diri tinggi setelah tampil konsisten dan menembus partai puncak. Mereka sukses melangkah ke final usai menyingkirkan wakil tuan rumah, Liang Wei Keng dan Wang Chang, di babak semifinal. Kombinasi permainan cepat di depan net serta serangan efektif dari belakang lapangan menjadi senjata utama wakil Indonesia tersebut.
China Open 2026 merupakan turnamen BWF World Tour Super 1000 yang bergulir pada 21 hingga 26 Juli di Changzhou, China.
- Fajar dan Fikri merupakan juara bertahan turnamen ini dari edisi sebelumnya.
- Seo Seung-jae dan Kim Won-ho berstatus sebagai pasangan unggulan teratas dunia.
- Pertemuan kedua pasangan selalu menyajikan tempo permainan yang ketat dan cepat.
Kewaspadaan Lawan Tangguh
Meskipun sempat takluk pada final pekan lalu, Seo Seung-jae dan Kim Won-ho tetap menjadi lawan yang sangat berbahaya. Pasangan Korea Selatan tersebut dikenal memiliki pertahanan rapat, rotasi lapangan yang cepat, serta kemampuan mengubah ritme pertandingan dengan baik. Motivasi tinggi untuk membalas kekalahan sebelumnya dipastikan membawa tekanan tersendiri bagi wakil Indonesia.
Kunci kemenangan Fajar dan Fikri terletak pada konsistensi servis dan kemampuan mengurangi kesalahan sendiri. Pengamat memprediksi laga puncak ini berjalan sengit hingga tiga gim dengan peluang kemenangan terbuka bagi kedua pasangan.