TERKINI24.ID – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bersama Kementerian Sosial, telah meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi seluruh Indonesia pada Senin, 12 Januari 2026.
Upacara peresmian berlangsung di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Dalam momen tersebut, Presiden Prabowo menekan bel sebagai simbol dimulainya operasional penuh program pendidikan gratis ini.
“Saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan 166 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia,” ucap Prabowo, menegaskan komitmen pemerintah terhadap pemerataan pendidikan.
Momen peresmian tersebut diwarnai suasana emosional. Presiden Prabowo mengaku sangat terharu dan kesulitan menahan air mata saat menyaksikan langsung capaian siswa-siswa Sekolah Rakyat. “Saya sangat terkesima, saya sangat terharu. Sulit saya tahan air mata juga,” ungkapnya.
Program pendidikan berasrama gratis ini merupakan inisiatif berani pemerintah untuk membuka harapan baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Sejak Juli hingga September 2025, sekolah-sekolah ini telah beroperasi secara bertahap dan kini berhasil menampung 15.945 siswa yang telah menyelesaikan satu semester pada tahun ajaran 2025/2026.
Pemerintah menargetkan perluasan program ini secara signifikan, dengan rencana penambahan jumlah Sekolah Rakyat hingga mencapai 500 unit. Setiap unit diharapkan memiliki kapasitas 1.000 siswa pada tahun 2029.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa para siswa Sekolah Rakyat berasal dari latar belakang keluarga yang sangat rentan. Ia merinci, sebanyak 60 persen orang tua mereka berprofesi sebagai buruh harian lepas, kuli bangunan, buruh tani, buruh nelayan, tukang ojek, hingga pemulung.
Sebaran 166 Lokasi Sekolah Rakyat di Indonesia
Sekolah Rakyat kini menjangkau seluruh wilayah Indonesia dengan 166 lokasi. Sebaran terluas tercatat di Pulau Jawa dengan 70 titik lokasi, diikuti oleh Sumatera dengan 35 titik, Sulawesi 28 titik, Kalimantan 13 titik, Bali dan Nusa Tenggara 7 titik, Maluku 7 titik, dan Papua 6 titik.
Fasilitas yang disediakan Sekolah Rakyat mencakup pendidikan gratis mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Program ini juga meliputi akomodasi, konsumsi, kebutuhan dasar siswa, serta pembinaan karakter yang berbasis asrama.
Untuk informasi pendaftaran, masyarakat diimbau untuk mengikuti panduan yang akan disampaikan lebih lanjut. Pemerintah berkomitmen penuh melalui Sekolah Rakyat untuk mencetak generasi baru dari keluarga miskin yang unggul secara intelektual, spiritual, dan karakter.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi pendamping Kementerian Sosial di wilayah masing-masing atau memantau pengumuman resmi dari Kementerian Sosial RI.
Baca berita menarik lainnya seputar Pendidikan.