Polisi Usut Temuan Bunker dan Senjata Api di Sekolah Islam Harapan Ibu Jakarta Selatan

Yayasan Sekolah Islam Harapan Ibu temukan bunker terkunci yang diduga menyimpan senjata api dan barang terlarang.

Terkini24.id – Pengurus Yayasan Sekolah Islam Harapan Ibu di Jakarta Selatan menemukan ruangan tertutup menyerupai bunker yang masih terkunci di lingkungan sekolah. Temuan ini menyusul penyisiran sebelumnya yang mendapati ratusan senjata api dan barang terlarang.

Pintu ruangan misterius tersebut tidak bisa diakses sejak mantan Ketua Yayasan berinisial IWD resmi diberhentikan. Pengurus baru menyerahkan proses pembukaan fasilitas tersebut kepada Polres Metro Jakarta Selatan untuk mengantisipasi potensi bahaya serta risiko hukum.

“Masih ada satu ruangan yang belum bisa kami akses. Ruangan yang berbentuk seperti bunker itu kami harap segera ditindaklanjuti oleh kepolisian untuk dibuka. Kami khawatir masih ada senjata atau barang terlarang lainnya di dalam ruangan tersebut,” ujar Hermawanto, Kamis (6/8/2026).

Pihak pengelola bertindak hati-hati dengan memilih pendampingan langsung dari aparat penegak hukum. Langkah ini diambil guna memastikan keamanan seluruh area pendidikan.

“Kami ingin bunker ini dibuka dengan pendampingan aparat. Jika kami membukanya sendiri, kami khawatir ada risiko hukum yang bisa timbul,” tambahnya.

Keterlibatan kepolisian dipicu oleh penyisiran awal pada 10-11 Juli 2026 yang mendapati 995 pucuk senjata, amunisi, dan aksesori senjata. Penggeledahan susulan bersama polisi pada Rabu (5/8/2026) malam kembali menemukan komponen senjata, peluru, alat pembuat amunisi, barang diduga narkotika, hingga puluhan keping CD pornografi.

“Pada penyisiran tadi malam, kami kembali menemukan beberapa senjata, termasuk narkoba dan CD porno,” ungkap Hermawanto.

Seluruh barang bukti langsung diserahkan kepada penyidik untuk penanganan lanjutan. Pengurus mendesak pengusutan kasus ini secara transparan mengingat potensi bahayanya bagi keamanan.

“Senjata-senjata ini berkaitan dengan keamanan nasional dan berpotensi berbahaya bila disalahgunakan. Kami ingin proses hukum berjalan dengan tegas,” tegasnya.

Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan, Untung, menyayangkan area sekolah jenjang TK hingga SMA disalahgunakan untuk kegiatan ilegal. Ia menduga ruangan tersebut memiliki akses keluar masuk rahasia.

“Yang bersangkutan diduga melakukan aktivitas tersembunyi di ruangan itu. Ada pintu belakang yang memungkinkan debarkasi dan embarkasi barang-barang berbahaya dilakukan secara diam-diam,” kata Untung.

Pengelola mengecam keras penemuan alat pembuat peluru di area yang seharusnya menjadi tempat belajar mengajar. Keberadaan barang berbahaya tersebut dinilai mencoreng marwah lembaga pendidikan.

“Alat pembuat peluru kok bisa ada di lingkungan sekolah? Kenapa di lembaga pendidikan yang seharusnya kita hormati ini ada orang yang diam-diam melakukan kegiatan ilegal?” ujarnya.

Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan terus mendalami seluruh barang bukti dan menelusuri asal-usul senjata. Polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus penemuan barang terlarang di Sekolah Islam Harapan Ibu ini.

Sumber berita ini dilansir dari https://www.harianaceh.co.id/2026/08/06/selain-ratusan-senjata-ditemukan-ruangan-mirip-bunker-di-sekolah-swasta-jakarta-selatan/