Deltras FC memfokuskan persiapan jelang laga uji coba melawan PSIM Yogyakarta lewat program pemulihan aktif di Sidoarjo pada Jumat, 28 Agustus 2026. Langkah ini diambil Pelatih Leonard Tupamahu usai mengevaluasi performa skuad berjuluk The Lobster dari pertandingan persahabatan sebelumnya melawan Arema FC.
Latihan difokuskan pada pengasahan menu penyelesaian akhir dan penguasaan bola. Langkah ini penting untuk membenahi kekurangan taktik sekaligus menjaga kebugaran fisik para pemain.
Evaluasi mendalam ini menjadi modal penting bagi para pemain muda untuk meningkatkan rasa percaya diri. Uji coba berkualitas bakal membentuk mental bertanding tim sebelum terjun ke persaingan ketat Championship dan Piala Liga 2026/2027.
Fokus Pemulihan Aktif dan Asah Taktik
Leonard Tupamahu memilih memberikan porsi latihan ringan kepada anak asuhnya dalam dua hari terakhir. Pendekatan ini bertujuan agar kondisi fisik skuad utama tidak melorot menjelang pertandingan berikutnya.
Menu latihan diisi dengan pendalaman materi penguasaan bola dan penyelesaian akhir. Tim pelatih ingin memastikan setiap peluang di depan gawang lawan bisa dikonversi menjadi gol secara efisien.
Sesi latihan ringan ini juga dimanfaatkan untuk membenahi celah permainan yang terlihat pada laga uji coba terdahulu. Evaluasi dilakukan secara detail agar kesalahan serupa tidak terulang kembali.
Waspadai Kekuatan Khusus PSIM Yogyakarta
Leonard menilai PSIM Yogyakarta sebagai calon lawan yang punya kualitas mumpuni. Kehadiran racikan taktik pelatih asal Belanda, Jean-Paul van Gastel, membuat tim lawan tampil makin solid.
Materi pemain asing dan lokal milik PSIM juga berada di level yang patut diperhitungkan. Kualitas komposisi pemain lawan diprediksi bakal memberikan tekanan berarti sepanjang pertandingan.
Perhatian khusus secara spesifik diarahkan kepada pergerakan gelandang PSIM, Ze Valente. Leonard meminta lini belakang anak asuhnya tetap waspada menjaga pergerakan pemain asal Portugal tersebut.
Membangun Kebersamaan Skuad Anyar
Rangkaian pertandingan persahabatan ini punya arti mendalam bagi proses pembentukan kekuatan tim Deltras FC. Manajemen dan tim pelatih sepakat menggunakan ajang ini untuk memberi tambahan jam terbang bagi para pemain muda.
Perubahan besar terjadi dalam tubuh tim asal Sidoarjo ini menjelang bergulirnya musim baru. Hampir 70 persen isi skuad The Lobster diisi oleh wajah-wajah baru yang butuh adaptasi cepat.
Uji coba melawan tim-tim kuat menjadi sarana terbaik untuk mempererat kebersamaan dan kerja sama antarpemain. Para pemain muda diharapkan makin percaya diri saat tampil di laga resmi.
Target Maksimal Sebelum Kompetisi Resmi
Leonard berharap perkembangan taktik dan kemampuan teknikal para pemain terus menunjukkan grafik naik. Pemahaman antar lini diharapkan makin padu seiring banyaknya waktu bermain yang didapatkan.
Partai uji coba menjadi ajang eksperimen terbaik untuk menambal segala kelemahan tim. Hasil akhir pertandingan bukan satu-satunya fokus, melainkan proses pembenahan permainan secara menyeluruh.
Persiapan matang ini diharapkan melahirkan skuad yang makin tangguh dan siap tempur. Target utamanya adalah tampil konsisten saat mengarungi dua ajang resmi musim 2026/2027.
Rincian agenda persiapan Deltras FC mencakup poin berikut:
- Fokus latihan: Pemulihan aktif, penguasaan bola, dan penyelesaian akhir.
- Evaluasi utama: Pembenahan catatan minus usai laga melawan Arema FC.
- Perubahan skuad: Penguatan kebersamaan untuk 70 persen pemain baru.
- Pemain lawan diwaspadai: Gelandang PSIM Yogyakarta, Ze Valente.
- Target akhir: Kesiapan fisik dan taktik menuju Championship serta Piala Liga 2026/2027.




