Pendaftaran Seleksi Petugas Haji 2027 Resmi Dibuka, Cek Syarat, Formasi dan Jadwal

Seleksi Petugas Haji 2027 resmi dibuka secara gratis untuk berbagai formasi lengkap dengan jadwal pendaftaran hingga tes CAT.

Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia resmi membuka pendaftaran seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter dan PPIH Arab Saudi untuk musim ibadah haji 1448 H/2027 M. Pendaftaran lowongan ini telah dibuka sejak Selasa, 25 Agustus 2026 pukul 13.00 WIB dan bakal ditutup pada Senin, 31 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB secara online.

Pengumuman penerimaan pendaftaran disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Puji Raharjo di Jakarta pada Minggu, 23 Agustus 2026. Kesempatan ini menjadi peluang emas bagi masyarakat maupun ASN yang ingin mengabdi melayani jemaah Indonesia di Tanah Suci sekaligus menunaikan ibadah secara gratis.

Proses rekrutmen dipastikan berjalan transparan tanpa dipungut biaya apa pun dari para calon pendaftar. Langkah selektif ini diambil pemerintah untuk memastikan jemaah haji, khususnya kelompok lansia dan disabilitas, mendapatkan penanganan dari tenaga lapangan yang benar-benar kompeten.

Kebutuhan Formasi Petugas Haji 2027

Pemerintah membagi lowongan kerja ini ke dalam dua kategori utama sesuai dengan tempat tugasnya di lapangan. Kategori pertama yaitu PPIH Kloter yang bakal menyertai jemaah langsung dari tanah air hingga kembali ke Indonesia.

Formasi yang dibuka untuk posisi PPIH Kloter ini berfokus pada posisi Pelaksana Bimbingan Ibadah Kloter. Petugas pada posisi ini bertanggung jawab mengawal kelancaran proses ibadah jemaah selama berada di perjalanan maupun di Arab Saudi.

Kategori kedua adalah PPIH Arab Saudi yang bertugas memberikan layanan teknis di lokasi utama pelaksanaan ibadah haji. Bidang layanannya meliputi akomodasi penginapan, penyediaan konsumsi, hingga pengaturan moda transportasi jemaah.

Selain itu, dibuka pula formasi bimbingan ibadah, Media Center Haji untuk peliputan berita, serta tim penanganan khusus jemaah lansia dan disabilitas. Semua posisi ini dirancang agar setiap kebutuhan jemaah di lokasi ibadah dapat terlayani secara cepat.

Syarat Umum Pendaftaran Calon Petugas

Masyarakat yang berminat wajib memenuhi sederet kriteria dasar yang ditetapkan kementerian. Calon peserta harus berstatus Warga Negara Indonesia (WNI), beragama Islam, serta sehat secara jasmani dan rohani.

Pendaftar juga dituntut memiliki rekam jejak yang baik serta bebas dari segala bentuk proses hukum pidana. Dokumen kependudukan yang sah seperti KTP menjadi syarat mutlak yang harus disiapkan peserta.

Keaktifan sebagai peserta BPJS Kesehatan juga menjadi salah satu syarat wajib yang harus ditunjukkan saat pendaftaran. Langkah ini penting untuk menjamin perlindungan kesehatan petugas sendiri selama berada di tempat tugas.

Kemampuan teknis juga menjadi perhatian utama pihak penyelenggara seleksi. Setiap peserta diwajibkan mampu mengoperasikan gawai atau komputer karena sebagian besar sistem kerja lapangan kini berbasis digital.

Persyaratan Khusus Tiap Formasi

Beberapa posisi tertentu memberlakukan kriteria tambahan yang lebih spesifik bagi para pelamarnya. Batasi usia minimum dan maksimum ditetapkan sesuai dengan beban kerja fisik di masing-masing bidang tugas.

Untuk formasi pembimbing ibadah, pendaftar diutamakan memiliki sertifikat resmi pembimbing ibadah haji atau berpengalaman di bidangnya. Pengetahuan hukum manasik yang mendalam menjadi modal wajib bagi kelolosan peserta.

Sementara itu, pelamar formasi Media Center Haji wajib melampirkan sertifikat kompetensi wartawan yang masih berlaku. Persyaratan ini dipasang agar informasi penyelenggaraan haji yang disiarkan ke publik tetap akurat dan tepercaya.

Bagi formasi pelayanan lansia dan disabilitas, panitia mengutamakan pendaftar yang memiliki latar belakang pengalaman menangani warga berkebutuhan khusus. Kesabaran dan empati ekstra menjadi poin penilaian utama pada posisi penanganan lansia ini.

Tahapan Seleksi dan Sistem Tes

Proses penyaringan peserta dilakukan lewat beberapa tingkatan seleksi yang ketat dan transparan. Tahap awal dimulai dari verifikasi berkas administrasi yang diunggah secara mandiri oleh peserta.

Peserta yang lolos berkas bakal melanjutkan perjuangan ke tahap tes berbasis komputer atau Computer Assisted Test (CAT). Sistem tes ini dipakai agar hasil nilai peserta bisa langsung terlihat secara realitas dan objektif.

Setelah lulus tes tertulis, calon petugas harus melewati tahapan Medical Check Up (MCU) untuk memastikan kondisi fisik benar-benar prima. Tahap akhir dari rangkaian ini adalah keikutsertaan dalam pendidikan dan pelatihan resmi sebelum diberangkatkan.

Jadwal Penting Seleksi

  • Pengumuman Seleksi: Minggu, 23 Agustus 2026.
  • Pembukaan Pendaftaran: Selasa, 25 Agustus 2026 pukul 13.00 WIB.
  • Penutupan Pendaftaran: Senin, 31 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB.
  • Pelaksanaan Tes CAT: Sabtu, 5 September 2026.
  • Situs Resmi Pendaftaran: petugas.haji.go.id.

Imbauan Bebas Pungli dan Gratifikasi

Dirjen PHU Puji Raharjo mengingatkan seluruh peserta agar mewaspadai berbagai bentuk penipuan yang mengatasnamakan panitia seleksi. Seluruh proses rekrutmen ini dijamin bersih dan tidak melibatkan biaya sedikit pun.

Peserta diminta tidak teperdaya oleh janji manis oknum tertentu yang mengklaim bisa meloloskan pendaftaran dengan imbalan uang. Kelulusan murni ditentukan oleh kemampuan, nilai tes, dan pemenuhan syarat tiap individu.

Manajemen seleksi memastikan bakal menindak tegas segala bentuk kelicikan atau praktik gratifikasi dalam proses penerimaan ini. Semua pihak diharapkan bisa menjaga integritas demi menghadirkan pelayanan haji yang berkualitas.

Proses pendaftaran hanya dilakukan secara resmi melalui portal petugas.haji.go.id. Pelamar disarankan memeriksa kembali kejujuran data dan keabsahan dokumen sebelum mengklik tombol kirim di sistem aplikasi.