Pemprov DKI Jakarta Siapkan JIS Jadi Markas Utama Persija Jakarta

Pemprov DKI Jakarta mematangkan fasilitas JIS sebagai markas Persija Jakarta melalui integrasi transportasi dan kantong parkir Ancol.

Terkini24.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mematangkan penataan fasilitas Jakarta International Stadium sebagai rumah utama klub sepak bola Persija Jakarta. Kebijakan ini berdampak pada kemudahan akses transportasi serta ketersediaan kantong parkir resmi bagi para pendukung klub saat laga kandang.

Penyempurnaan area stadion mencakup penataan alur kedatangan penonton, integrasi angkutan umum, hingga sinkronisasi jadwal pemakaian gedung. Langkah ini diambil agar kegiatan olahraga tidak terganggu oleh gelaran acara hiburan lain.

Komitmen Pemprov DKI Menjadikan JIS Rumah Macan Kemayoran

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa penyediaan markas bagi tim Macan Kemayoran mencakup dukungan infrastruktur pendukung secara menyeluruh. Pemerintah daerah ingin memastikan keamanan masyarakat sejak dari perjalanan menuju lokasi hingga kembali ke rumah.

Pengelolaan jadwal pemakaian arena menjadi fokus perbaikan agar agenda pertandingan liga tidak bertabrakan dengan pertunjukan musik berskala besar. Komunikasi dengan berbagai pihak terus dijalankan guna menjaga ketersediaan lapangan saat laga penting berlangsung.

Pramono Anung menyampaikan komitmen tersebut saat menghadiri acara di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, pada hari Minggu.

“Pemerintah DKI secara sungguh-sungguh juga mempersiapkan Stadion Jakarta International Stadium atau JIS menjadi kandang utama atau kandangnya Persija,” kata Pramono.

Peningkatan Akses Transportasi Umum Menuju Area Stadion

Akses keterjangkauan menuju area arena olahraga terus diperbaiki guna mempermudah mobilitas masyarakat luas. Keberadaan moda transportasi berbasis rel menjadi sarana utama penyaluran pergerakan massa menuju area pertandingan.

Pemprov DKI menilai fasilitas stasiun KRL di kawasan sekitar gedung masih memerlukan perluasan kapasitas tampung. Penambahan peron pendukung disiapkan untuk mengurai penumpukan penumpang saat jam selesai pertandingan.

Pramono menjelaskan bahwa kemudahan akses menuju lokasi pertandingan kini sudah menunjukkan perkembangan positif.

“Dan untuk itu, seperti Saudara-saudara ketahui sekarang ini konektivitas untuk ke JIS sudah jauh lebih baik,” ujar Pramono.

Skema Tarif Parkir Khusus di Kawasan Ancol

Pemerintah daerah mengarahkan pengguna kendaraan pribadi untuk memanfaatkan kantong parkir di kawasan Taman Impian Jaya Ancol. Penonton cukup memarkirkan kendaraan di area Ancol lalu melanjutkan perjalanan ke arena menggunakan angkutan umum penghubung.

Skema ini diterapkan untuk mencegah penumpukan kendaraan di jalan utama sekitar lokasi olahraga. Pemerintah daerah juga meminta pengelola menerapkan tarif khusus bagi warga yang hendak menyaksikan pertandingan.

Pramono menginginkan adanya keringanan biaya bagi penonton yang memarkirkan kendaraannya di area Ancol.

“Parkirnya lebih baik ada di Ancol dan hanya dikenakan tarif parkir untuk nonton pertandingan itu,” kata Pramono.

Instruksi tegas telah diteruskan kepada pengelola kawasan agar skema tarif khusus tersebut segera berjalan di lapangan.

“Saya sudah minta, baik kepada JIS maupun kepada Ancol untuk itu yang diperlakukan. Sehingga orang betul-betul akan memanfaatkan parkir di Ancol semaksimal mungkin,” ujar Pramono.