PBNU Rilis Jadwal Muktamar NU 2026: Pembukaan Hingga Pemilihan Ketua

PBNU resmi merilis Jadwal Muktamar NU 2026 di Jombang. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan membuka ajang lima tahunan ini.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama resmi mengumumkan jadwal pelaksanaan ajang permusyawaratan tertinggi organisasi. Rangkaian perhelatan akbar ini dipusatkan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Pengumuman keputusan tertuang dalam surat resmi organisasi nomor 970/PB.02/A.I.01.47/99/08/2026 tertanggal 23 Agustus 2026. Dokumen resmi tersebut ditandatangani oleh Rais Syuriyah Prof Mohammad Nuh dan Katib Aam Akhmad Said Asrori.

Agenda perhelatan akbar lima tahunan ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari penuh, terhitung mulai tanggal 27 hingga 31 Agustus 2026. Kepala Negara dipastikan hadir untuk membuka jalannya musyawarah akbar ormas Islam terbesar di Indonesia tersebut.

Keputusan penunjukan lokasi pondok pesantren bersejarah ini membawa dampak signifikan bagi ribuan utusan pengurus daerah dari seluruh penjuru wilayah. Penyelenggaraan forum tertinggi ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah kebijakan serta kepemimpinan baru organisasi untuk periode lima tahun mendatang.

Apa Saja Ketentuan Pendaftaran dan Lokasi Kegiatan?

Panitia penyelenggara menetapkan alur registrasi peserta secara ketat guna menjaga ketertiban aliran kehadiran utusan. Proses pendaftaran dan pengambilan tanda pengenal dibuka mulai Rabu, 26 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB.

Gedung Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah Bahrul Ulum ditunjuk sebagai lokasi pusat layanan administrasi peserta. Seluruh utusan dari tingkat wilayah, cabang, hingga perwakilan luar negeri wajib mengikuti tahapan verifikasi berkas ini.

  • Setiap utusan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama wajib memvalidasi kode QR pendaftaran.
  • Perwakilan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama harus menyesuaikan data dengan Surat Keputusan PBNU.
  • Utusan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama luar negeri wajib melakukan verifikasi akhir di sekretariat.
  • Panitia pelaksana berhak menolak akses peserta yang tidak mengantongi konfirmasi identitas resmi.

Bagaimana Rangkaian Acara Pembukaan Oleh Presiden Prabowo?

Seremoni pembukaan resmi dijadwalkan berlangsung pada Kamis malam, 27 Agustus 2026 di Lapangan Untung Suropati. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan hadir secara langsung untuk memberikan amanat sekaligus membuka acara.

Prosesi diawali dengan pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Syubbanul Wathon di hadapan para kiai serta utusan. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dijadwalkan memberikan ucapan selamat datang mewakili pemerintah daerah setempat.

“Acara dilanjutkan sambutan Shohibul Bait (tuan rumah), laporan Ketua Panitia Muktamar ke-35, serta penyerahan draf materi Muktamar dari Ketua Panitia kepada Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya),” tulis petikan surat PBNU.

Selepas penyerahan draf materi musyawarah, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf akan menyampaikan pidato sambutan organisasi. Selanjutnya, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar bakal menyampaikan khutbah iftitah di hadapan seluruh peserta sebelum arahan dari Presiden Prabowo.

Kapan Sidang Pleno Pertanggungjawaban Digelar?

Agenda sidang-sidang persidangan mulai bergulir pada hari kedua, Jumat 28 Agustus 2026 di area Halaman Gedung Serbaguna. Sidang Pleno I yang membahas pengesahan jadwal serta tata tertib musyawarah dimulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.

Jalannya persidangan awal ini akan dipimpin secara langsung oleh KH Ahmad Said Asrori bersama Prof H Mohammad Nuh. Setelah jeda siang, forum dilanjutkan dengan agenda Sidang Pleno II pada pukul 13.30 sampai 17.00 WIB.

  • Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban pengurus harian PBNU periode berjalan.
  • Penyampaian pandangan umum atas laporan pertanggungjawaban dari para utusan wilayah dan cabang.
  • Jawaban resmi pengurus PBNU atas seluruh masukan dan pandangan umum utusan.

Di Mana Saja Pembagian Lokasi Sidang Komisi?

Persidangan komisi dijadwalkan berlangsung serentak pada Jumat malam pukul 19.00 hingga 22.30 WIB di enam lokasi berbeda. Pembagian ruangan ini dirancang agar pembahasan materi tematik dapat berjalan lebih fokus dan terarah.

Setiap komisi mengemban tugas mengkaji persoalan keagamaan, kebangsaan, serta arah tata kelola organisasi ke depan. Proses pembahasan hasil komisi ini akan berlanjut hingga Sabtu pagi, 29 Agustus 2026.

  1. Komisi A bidang Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Waqi’iyyah bertempat di Halaman MAN 3.
  2. Komisi B bidang Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Maudlu’iyyah bertempat di Aula Ma’had Aly.
  3. Komisi C bidang Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Qonuniyyah bertempat di Aula Madrasah Fatah Hasyim.
  4. Komisi D bidang Organisasi bertempat di Aula Gedung Serbaguna.
  5. Komisi E bidang Program Kerja bertempat di Aula Kampus IAIBAFA.
  6. Komisi F bidang Rekomendasi bertempat di Aula Universitas KH. A. Wahab Hasbullah.

Kapan Pemilihan Ketua Umum PBNU Dilaksanakan?

Tahapan pengesahan hasil komisi dilaksanakan dalam Sidang Pleno III pada Sabtu siang, 29 Agustus 2026 pukul 13.30 WIB. Setelah itu, peserta memasuki Sidang Pleno IV guna mengesahkan tata tertib pemilihan pimpinan tertinggi organisasi.

Puncak penentuan kepemimpinan bergulir pada Sidang Pleno V yang dimulai pukul 19.30 hingga 23.30 WIB di Ruang Pleno GSG. Agenda diawali dengan demisioner Pengurus PBNU masa khidmah 2021-2026 secara resmi di hadapan forum.

  • Penetapan anggota Ahlul Halli wal Aqdi yang bertugas memilih Rais Aam.
  • Musyawarah tertutup sembilan kiai anggota AHWA untuk menetapkan Rais Aam baru.
  • Pengesahan Rais Aam PBNU terpilih untuk masa khidmah 2026-2031.
  • Pemungutan suara pemilihan Ketua Umum PBNU masa khidmah 2026-2031.
  • Penetapan tim mede formatur guna menyusun kepengurusan lengkap.

Bagaimana Susunan Acara Penutupan Muktamar?

Rangkaian kegiatan resmi berakhir pada Ahad pagi, 30 Agustus 2026 di Ruang Pleno Halaman Gedung Serbaguna. Seremoni penutupan dijadwalkan berlangsung singkat mulai pukul 08.30 hingga 10.15 WIB.

Acara diawali dengan penyerahan dokumen hasil keputusan musyawarah dari panitia kepada pimpinan terpilih. Selanjutnya, Ketua Umum PBNU dan Rais Aam PBNU masa khidmah 2026-2031 akan menyampaikan pidato perdana mereka.

“Acara penutupan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sholawat, laporan panitia serta penyerahan hasil Muktamar,” sebut keterangan panitia dalam draf acara.

Sesi konferensi pers perdana jajaran pimpinan baru digelar tepat setelah penutupan acara pada pukul 10.15 WIB. Momen ini menjadi penanda dimulainya babak baru kepemimpinan organisasi Islam tersebut.

Rangkuman Agenda Penyelenggaraan Musyawarah

Pengeluaran maklumat resmi mengenai penetapan jadwal ini memberikan kepastian bagi seluruh jajaran pengurus daerah. Penyelenggaraan forum tertinggi ini diharapkan dapat melahirkan berbagai keputusan keagamaan yang memberikan manfaat luas bagi umat.

Persiapan matang tuan rumah di Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas menjadi kunci kelancaran seluruh rangkaian persidangan. Kepemimpinan baru yang terpilih nantinya mengemban amanah besar dalam membawa organisasi menghadapi tantangan zaman.