MTQ Korpri 2026 di Sulawesi Selatan Catat Rekor Peserta Terbanyak Sepanjang Penyelenggaraan

Penyelenggaraan MTQ Korpri 2026 di Sulawesi Selatan mencatat rekor peserta terbanyak sepanjang sejarah dengan ribuan ASN yang hadir.

Musabaqah Tilawatil Quran Nasional 2026 di Sulawesi Selatan mencatat rekor jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraannya. Sebanyak 1.173 peserta dari 38 provinsi serta 77 kementerian dan lembaga memadati Kota Makassar dan Kabupaten Pangkep.

Ajang ini mempertemukan aparatur sipil negara dari berbagai instansi pemerintah dalam rangkaian kegiatan keagamaan yang penuh makna. Para peserta berkompetisi sekaligus mempererat silaturahmi antarpegawai pemerintah daerah dan pusat.

Ketua Umum DPN Korpri menyampaikan bahwa perhelatan tahun ini menjadi momentum penting bagi kepengurusan saat ini. Kegiatan tersebut memuat pesan moral agar seluruh aparatur bekerja dengan presisi tinggi.

Penyelenggaraan ajang keagamaan pegawai negeri ini terus menunjukkan perkembangan positif dari tahun ke tahun. Berbagai daerah pernah dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan tingkat nasional tersebut.

Sejumlah kota besar di tanah air tercatat pernah menyambut para kafilah aparatur sipil negara. Catatan sejarah mencatat pelaksanaan sebelumnya pernah dihelat di Aceh, Samarinda, Jakarta, Kendari, Sumatera Barat, hingga Kalimantan Tengah.

Pimpinan pusat menekankan bahwa keberhasilan kegiatan ini bertumpu pada kolaborasi erat bersama pemerintah daerah. Dukungan penuh dari berbagai instansi wilayah lokal menjadi kunci kelancaran seluruh rangkaian acara.
“Tanpa dukungan daerah kita akan kesulitan. Korpri selama ini membuat kegiatan berbasis dukungan pemerintah pusat dan daerah,” ujarnya.

Jadwal Rangkaian Acara Utama

25-27 Agustus 2026: Pelaksanaan rangkaian perlombaan resmi

28 Agustus 2026: Penyelenggaraan babak final perlombaan

Pesan Profesionalisme Bagi Pegawai

Prof Zudan Arif Fakhrullah mengingatkan peserta bahwa esensi perlombaan bukan sekadar mengejar kemenangan semata. Nilai-nilai Al-Qur’an harus senantiasa dibaca, dihidupkan, serta diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pimpinan DPN Korpri tersebut mengaitkan nilai ketepatan membaca kitab suci dengan profesionalisme kerja aparatur. Pegawai pemerintah harus bekerja secara presisi sebagaimana aturan tajwid dan makhrajul huruf.

Ketua Umum DPN Korpri menjelaskan bahwa perhelatan tahun ini menandai akhir masa bakti kepengurusan periode sekarang.

“Ini adalah MTQ terakhir bagi kami pengurus Korpri saat ini karena kepengurusan kami akan selesai,” kata Zudan.

Pimpinan organisasi tersebut menegaskan pentingnya pembumian nilai-nilai kitab suci di lingkungan instansi pemerintahan.

“Mari membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di kalangan ASN. Al-Qur’an harus dibaca, dihidupkan dan diamalkan,” tegasnya.

Apresiasi Pemerintah Daerah Setempat

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan sebagai tuan rumah. Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi menyambut hangat seluruh kafilah yang hadir dari berbagai penjuru nusantara.

“Kita berterima kasih kepada DPN Korpri Pusat yang mempercayakan Sulsel sebagai tuan rumah MTQ Korpri, khususnya Kota Makassar dan Kabupaten Pangkep,” kata Fatmawati.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin turut memberikan sambutan positif menyambut kedatangan para peserta dari seluruh instansi. Pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik selama perhelatan akbar tersebut berlangsung.

“Alhamdulillah, atas nama Pemerintah Kota Makassar saya ucapkan selamat datang buat para kafilah. Doakan kami jadi tuan rumah yang baik,” kata Munafri.

Rangkaian perhelatan akbar ini dimulai di Kota Makassar dan dijadwalkan berakhir di Kabupaten Pangkep. Penutupan acara di wilayah kabupaten tersebut akan menandai tuntasnya seluruh rangkaian kompetisi aparatur.

Pemerintah daerah setempat juga mengajak seluruh kontingen menyempatkan waktu menikmati ragam kuliner khas. Para tamu undangan dipersilakan menjelajahi berbagai destinasi wisata menarik selama berada di wilayah Sulawesi Selatan.