Terkini24.id – Penyerang muda berbakat, Mitchell Lee Baker bikin sejarah yang menghebohkan publik sepak bola nasional dalam laga perdana Timnas Indonesia kontra Kamboja di ajang Piala AFF 2026. Pemain berusia 19 tahun tersebut tampil memukau sejak menit awal pertandingan dan sukses mengantar skuad Garuda meraih kemenangan meyakinkan 5-1.
Laga baru berjalan enam menit, penyerang kelahiran Melbourne ini langsung memecah kebuntuan melalui sundulan tajam memanfaatkan umpan tendangan bebas akurat dari Tom Haye. Keunggulan cepat tersebut mendongkrak moral bertanding seluruh anggota tim untuk terus menekan lini pertahanan lawan.
Tidak butuh waktu lama bagi sang debutan untuk kembali mencatatkan namanya di papan skor pertandingan. Memanfaatkan umpan silang matang dari Eliano Reijnders, ia sukses mengonversinya menjadi gol kedua yang memperlebar jarak keunggulan Indonesia.
Debut Sempurna Berbuah Tiga Gol
Memasuki babak kedua, meskipun Kamboja sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 3-1, ketajaman penyerang debutan ini sama sekali tidak mengendur. Ia kembali menyambut operan manis dari Tom Haye untuk membukukan gol ketiga sekaligus menyempurnakan catatan hattrick.
Pesta kemenangan skuad Garuda akhirnya disempurnakan lewat tambahan gol dari Jens Raven menjelang laga bubar. Skor akhir 5-1 menutup malam pembuka turnamen dengan hasil manis bagi seluruh pendukung setia Timnas Indonesia.
Persembahan Emosional Untuk Sang Nenek
Di balik pesta gol tersebut, momen mengharukan tercipta ketika sang pencetak hattrick mendedikasikan seluruh golnya untuk mendiang nenek tercinta. Ia menyatakan bahwa pencapaian luar biasa ini terasa bagaikan mimpi nyata yang melampaui seluruh ekspektasinya.
Darah Indonesia yang mengalir dari sang ibu, Maureen Lee Baker, menjadi jembatan kuat bagi keputusannya memilih naturalisasi. Dukungan penuh juga mengalir deras dari sang adik, Joshua Baker, yang membagikan rasa bangganya melalui media sosial.
Sorotan Media Hingga Negeri Kanguru
Penampilan sensasional tersebut tidak hanya menjadi buah bibir di dalam negeri, melainkan turut menarik perhatian luas di Australia. Sejumlah komunitas sepak bola di negeri kanguru menyoroti hilangnya talenta potensial setelah sang pemain memutuskan membela panji Merah Putih.
Meski demikian, pujian dan apresiasi tetap berdatangan dari berbagai pengamat olahraga internasional terhadap kualitas teknik individunya. Keberhasilan debut ini membuktikan bahwa langkah naturalisasi memberikan suntikan tenaga baru yang sangat berharga bagi lini serang Garuda.
Aksi gemilang Mitchell Lee Baker di laga pembuka memberikan secercah harapan besar bagi perjalanan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Jika mampu menjaga konsistensi performa tingginya, penyerang muda ini diprediksi bakal menjelma sebagai tumpuan utama lini depan tim nasional dalam mengarungi berbagai kompetisi internasional mendatang.