Terkini24.id – Pebalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, menghadapi tantangan berat menjelang seri balapan MotoGP Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone. Juara bertahan tersebut mengakui lintasan panjang di Inggris berpotensi menjadi ujian terberat pada paruh kedua musim ini.
MotoGP kembali bergulir pada pekan ini setelah melewati masa jeda musim panas selama empat pekan penuh. Marquez datang dengan modal performa impresif usai menyapu bersih tiga kemenangan dari empat seri terakhir sebelum libur kompetisi.
Tren kemenangan tersebut memangkas selisih poin secara drastis di papan klasemen kejuaraan dunia. Setelah tertinggal lebih dari seratus angka usai seri Italia, ia kini menempati peringkat ketiga dengan selisih 18 poin dari pimpinan klasemen, Jorge Martin.
Meski demikian, Sirkuit Silverstone menyimpan tantangan tersendiri karena memiliki karakter tikungan cepat berkecepatan tinggi. Lintasan tersebut menuntut kerja fisik ekstra keras dari setiap pebalap yang turun ke arena perlombaan.
Kondisi fisik pemuda asal Spanyol itu belum pulih sempurna setelah mengalami cedera berat sebelumnya. Bagian bahu kanan miliknya masih memerlukan perhatian khusus agar mampu menahan beban motor bertenaga besar di lintasan.
“Akhir pekan di Jerman berjalan sempurna. Kami mampu memaksimalkan setiap peluang dan meraih seluruh poin yang tersedia sehingga naik ke posisi ketiga klasemen,” kata Marquez seperti dilansir Crash.net.
“Saya memanfaatkan jeda tiga pekan untuk sedikit beristirahat, tetapi juga memulihkan energi dan tetap menjalani latihan. Silverstone adalah sirkuit yang panjang dan sangat menguras fisik. Selain itu, selalu ada faktor cuaca yang, seperti biasa, bisa mengubah jalannya balapan sepenuhnya.”
Catatan historis menunjukkan bahwa Silverstone bukan arena favorit bagi peraih delapan gelar juara dunia tersebut. Selama berkarier di kelas premier, ia baru mencatatkan satu kemenangan di sirkuit legendaris Britania Raya itu.
Situasi fisik yang belum optimal memunculkan kekhawatiran terkait potensi penurunan performa seperti di Sirkuit Assen. Pada seri Belanda lalu, ia hanya mampu finis di urutan keenam dan turun ke posisi ketujuh akibat penalti batas lintasan.