Madura United Manfaatkan Jeda Liga 1, Carlos Parreira: Fokus Perbaiki Performa Tim

TERKINI24.ID –

Jeda panjang kompetisi BRI Liga 1 2025/26 menjadi momentum krusial bagi Madura United FC untuk melakukan evaluasi dan pembenahan menyeluruh. Tim berjuluk Laskar Sape Kerrab ini memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri sebelum kembali berlaga menghadapi Persija Jakarta pada 23 Januari mendatang.

Pelatih Madura United, Carlos Eduardo Biasi Parreira, menegaskan bahwa jeda ini akan dimanfaatkan secara maksimal untuk memperbaiki performa tim dari berbagai aspek. Keputusan ini diambil menyusul catatan kurang memuaskan, di mana Madura United hanya mampu meraih satu kemenangan dalam enam pertandingan terakhir di bawah kepemimpinannya.

Performa Minor di Paruh Pertama

Performa Madura United di paruh pertama musim memang belum menunjukkan konsistensi yang diharapkan. Dari enam laga yang dipimpin Carlos Parreira, tim hanya sekali meraih kemenangan, yakni saat membungkam Semen Padang FC dengan skor telak 5-1.

  • Kekalahan dari Borneo FC (0-1)
  • Kekalahan dari Persib Bandung (1-4)
  • Kekalahan dari Persebaya Surabaya (0-1)
  • Kekalahan dari PSIM Yogyakarta (0-3)
  • Hasil imbang 2-2 melawan Arema FC

Carlos Parreira mengungkapkan bahwa tim pelatih telah mengumpulkan catatan penting dari setiap pertandingan yang telah dilakoni. Poin-poin tersebut kini menjadi bahan diskusi intensif untuk mencari solusi perbaikan. “Kami sudah punya beberapa catatan dari beberapa laga kami. Poin-poin itu sudah kami diskusikan untuk kami selesaikan. Kami lakukan ini untuk berbenah, masih ada waktu yang cukup panjang,” ujar Parreira dikutip dari ileague.

Terjebak di Papan Bawah Klasemen

Rangkaian hasil minor tersebut membuat Madura United tertahan di peringkat ke-14 klasemen sementara dengan mengoleksi 17 poin. Madura United, yang kini mengoleksi 17 poin, baru mencetak 18 gol dan telah kebobolan 24 kali. Posisi ini hanya berjarak dua tingkat dari zona degradasi.

Mereka hanya terpaut tujuh poin dari Persis Solo yang menghuni batas zona merah, menunjukkan bahwa ancaman degradasi masih membayangi. Sementara itu, persaingan di papan atas semakin ketat, dengan Persib Bandung kokoh di puncak klasemen mengumpulkan 38 poin, menunjukkan jurang pemisah yang cukup lebar dengan tim-tim di papan tengah.

Baca berita-berita terbaru seputar Liga 1 dan perkembangan tim sepak bola Indonesia lainnya hanya di TERKINI24.ID.