Lampu Makam Mendiang Vidi Aldiano Hilang Dicuri, Sang Ayah Buka Suara

Lampu makam Vidi Aldiano raib dicuri orang tak dikenal, sang ayah Harry Kissowo mendoakan pelaku agar mendapat hidayah.

Kabar mengejutkan datang dari keluarga mendiang penyanyi Vidi Aldiano setelah fasilitas penerangan di pusaranya mendadak raib. Harry Aprianto Kissowo, ayah mendiang Vidi Aldiano, mengonfirmasi bahwa dua unit lampu tenaga surya di atas makam putranya telah digondol pencuri pada Rabu (9/9/2026) siang.

Insiden pencurian tersebut pertama kali diketahui oleh petugas penjaga TPU yang sedang merawat area sekitar makam. Kejadian ini membuat pihak keluarga terkejut karena fasilitas penerangan itu sejatinya dipasang demi kenyamanan para peziarah.

Aksi nekad pelaku mengincar barang di area pemakaman tentu menyita perhatian publik dan memicu keprihatinan. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengelola tempat pemakaman umum untuk memperketat pengamanan area makam demi kenyamanan bersama.

Kronologi Raibnya Lampu di Makam Vidi Aldiano

Petugas penjaga makam mendapati dua unit fasilitas penerangan tersebut hilang secara misterius di siang bolong. Penjaga menegaskan bahwa seluruh unit lampu masih terpasang rapi saat ia merawat rumput pada pukul 11.00 WIB.

Petugas baru menyadari area pusara telah kosong tanpa penerangan setelah selesai beraktivitas pada pukul 12.00 WIB. Kejadian yang berlangsung cepat itu langsung dilaporkan kepada Harry Kissowo via panggilan telepon pada hari yang sama.

“Lampu Vidi ada yang nyolong nih Pak, enggak ada dua-duanya. Tadi pagi, siang jam 11, saya sirami, potongi rumputnya masih ada,” ujar petugas penjaga makam dalam video yang diunggah ke akun Instagram pribadi Harry.

Reaksi Tanggapan Santai Sang Ayah

Alih-alih meluapkan amarah, Harry Kissowo memilih menanggapi insiden pencurian tersebut dengan sikap tenang. Ia bahkan menyelipkan pesan humor menggelitik saat membagikan kabar duka ini ke media sosial.

Harry mendoakan agar pelaku yang mengambil dua unit penerangan tersebut segera menyadari kesalahannya. Ia berharap sang pelaku tergerak hatinya untuk bertobat dan tidak mengulangi perbuatan serupa.

“Semoga malingnya dapat hidayah. Pertama dalam sejarah dunia persilatan, ada maling lampu solar panel makam Vidi disumpahin 469 ribu orang dalam semalam,” tulis Harry di akun Instagram pribadinya.

Tujuan Awal Pemasangan Penerangan Tenaga Surya

Dua fasilitas penerangan hemat energi tersebut tergolong masih sangat baru terpasang di atas pusara pelantun lagu “Nuansa Bening” itu. Harry sengaja memesan dan memasang perangkat tersebut pada pertengahan Agustus 2026 lalu.

Tujuan utama pemasangan alat ini adalah membantu para peziarah yang hendak berkunjung saat hari mulai gelap. Sinar terang dari lampu tersebut juga ikut menerangi area sekitar, termasuk pohon di dekat makam aktor Rano Karno.

  • Waktu Kejadian: Rabu, 9 September 2026 (antara pukul 11.00 – 12.00 WIB)
  • Barang Hilang: 2 unit lampu penerangan tenaga surya (solar panel)
  • Lokasi Waktu Pemasangan: Area makam Vidi Aldiano (dipasang pertengahan Agustus 2026)
  • Manfaat Fasilitas: Penerangan peziarah malam hari di sekitar makam Vidi dan makam Rano Karno

Kenangan Perjuangan Mendiang Vidi Aldiano

Vidi Aldiano menghembuskan napas terakhirnya pada 7 Maret 2026 lalu dalam usia 35 tahun. Kepergian sang musisi meninggalkan duka mendalam bagi industri musik tanah air serta para penggemar setianya.

Sebelum berpulang, musisi berbakat ini telah berjuang melawan penyakit kanker ginjal sejak akhir 2019. Perjuangan gigihnya melawan penyakit selalu menginspirasi banyak orang hingga akhir hayatnya.

Makamnya kini sering didatangi peziarah yang ingin mengirimkan doa serta mengenang karya-karya indahnya. Kehadiran fasilitas penerangan buatan sang ayah awalnya diharapkan bisa terus memberi kenyamanan bagi siapa saja yang berkunjung.