Kebakaran Toko Grosir Di Madiun Mengakibatkan Kerugian 3,5 Milyar Rupiah

Toko grosir Mentari Pusat di Kebonsari Madiun hangus terbakar pada Sabtu dini hari dengan total kerugian mencapai Rp 3,5 milyar.

Sebuah toko grosir di Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun hangus terbakar pada Sabtu, 3 Oktober 2026 dini hari. Kebakaran hebat tersebut menghabiskan seluruh barang yang ada di dalam bangunan toko tanpa tersisa.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Madiun, Andi Koerniawan, menyampaikan bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Petugas pemadam kebakaran menerima laporan kejadian tersebut sekitar 30 menit kemudian.

Laporan resmi masuk ke pos piket pemadam kebakaran untuk segera ditindaklanjuti secara cepat. Petugas langsung bersiap menuju lokasi kejadian setelah mendapatkan informasi detail mengenai lokasi musibah.

“Pada pukul 01.38 WIB petugas piket menerima laporan kebakaran toko Mentari pusat milik bapak imam Nawawi yang berada di Desa Banjarejo, Kebonsari,” ujar Andi Koerniawan saat dihubungi pada Sabtu (3/10/2026).

Penanganan Armada Pemadam Kebakaran Di Lokasi

Setelah menerima laporan dari warga, tim pemadam kebakaran langsung mengerahkan sejumlah armada menuju tempat kejadian perkara. Langkah penanganan dilakukan dengan sigap untuk mencegah kobaran api merembet ke bangunan lain.

Berikut merupakan rincian armada yang dikerahkan ke lokasi musibah:

  • Unit pemadam jenis ayaxx.
  • Satu unit mobil pasokan air.
  • Satu unit mobil komando penanganan.
  • Satu unit mobil jenis Goldfire.

Proses Pembasahan Serta Pemadaman Api Petugas

Petugas pemadam kebakaran bergerak cepat menuju lokasi musibah untuk melakukan tindakan pemadaman secara menyeluruh. Proses penanganan membutuhkan waktu beberapa jam hingga kondisi lokasi dinyatakan benar-benar aman.

“Petugas tiba pukul 01.46 WIB. Petugas melakukan pembasahan, pendinginan dan overhaul untuk memastikan keadaan benar-benar aman dan selesai pukul 05.32 WIB,” jelasnya.

Total Kerugian Materiil Pemilik Toko

Akibat musibah kebakaran tersebut, bangunan beserta seluruh isi toko grosir tidak berhasil diselamatkan. Kerugian materiil yang dialami oleh pemilik toko mencapai nilai yang sangat fantastis.

Toko grosir yang terbakar tersebut diketahui milik Imam Nawawi, seorang warga Desa Kogodayu, Kecamatan Geger. Seluruh pasokan barang dagangan di dalam toko ludes dilalap si jago merah.

Pernyataan Resmi Petugas Mengenai Korban

Meski menghancurkan seluruh bangunan beserta barang dagangan, musibah kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Petugas telah memastikan area musibah aman sepenuhnya sebelum meninggalkan lokasi.

“Kerugian sekitar Rp 3,5 milyar. Tidak ada korban jiwa ataupun yang terluka,” tutupnya.