Kapten tim nasional Arab Saudi, Salem Al-Dossari, menjadi sorotan perdebatan luas di media sosial setelah timnya menelan kekalahan telak dari Spanyol pada babak kedua Piala Dunia 2026. Tim berjuluk Al-Akhdar tersebut takluk dengan skor 0-4 dari La Roja dalam pertandingan yang berlangsung pada Senin (22/6/2026). Penampilan Al-Dossari sepanjang laga dinilai kurang memuaskan oleh para pendukung.
Kontroversi bermula dari sebuah momen yang melibatkan Al-Dossari dan bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, pada babak pertama. Saat itu, sang kapten mencoba merebut bola dari penyerang sayap Spanyol tersebut dalam situasi satu lawan satu. Duel tersebut berakhir dengan terjatuhnya Al-Dossari di lapangan, sementara Yamal tetap melaju mulus menguasai bola.
Kritikan Tajam di Media Sosial
Rekaman video insiden tersebut dengan cepat menyebar luas di platform X dan dibagikan ulang oleh ribuan pengguna. Netizen menyertakan komentar sarkastis serta kritik tajam yang ditujukan langsung kepada kapten Arab Saudi tersebut. Sebagian pendukung menganggap cuplikan itu merangkum perbedaan kualitas fisik dan teknis yang mencolok antara kedua tim.
Banyak pihak bahkan menyebut Salem Al-Dossari sebagai titik lemah dalam pertandingan tersebut. Penyerang sayap senior ini dinilai gagal menunjukkan dampak serangan yang biasa ia berikan karena besarnya dominasi Spanyol. Kritik digital ini bahkan berkembang menjadi pembandingan performa tim saat ini dengan generasi legenda masa lalu.
Perbandingan dengan Piala Dunia 2006
Sejumlah pendukung mengaitkan laga ini dengan memori pertandingan antara Arab Saudi dan Spanyol di Piala Dunia 2006. Mereka membandingkan penampilan ikonik Muhammad Nour kala itu dengan performa skuad Al-Akhdar saat ini. Netizen menilai bahwa tim nasional yang sekarang telah kehilangan karakter dan kemampuan untuk bersaing dengan lawan-lawan besar.
Situasi ini meningkatkan tekanan kepada Al-Dossari yang selama satu dekade terakhir menjadi pilar utama sepak bola negaranya. Publik masih mengingat peran besarnya saat membawa Arab Saudi menang historis atas Argentina di Piala Dunia 2022. Suporter kini menuntut pembuktian nyata dari sang kapten untuk mengangkat kembali mentalitas tim.
Meskipun diterpa gelombang kritik, performa Salem Al-Dossari diharapkan segera bangkit pada pertandingan berikutnya di fase grup. Skuad Arab Saudi dijadwalkan akan menghadapi Cape Verde dalam laga penentu pada Sabtu, 27 Juni 2026. Pertandingan ini menjadi kesempatan emas bagi Al-Dossari untuk memulihkan kepercayaan diri publik dan mengamankan posisi tim di turnamen.