Kapten timnas Inggris, Harry Kane, buka suara mengenai perbandingan dirinya dengan Erling Haaland jelang laga perempat final Piala Dunia. Pertandingan antara Inggris dan Norwegia ini dijadwalkan berlangsung pada 12 Juli 2026 pukul 04.00 WIB.
Menanggapi narasi yang sering membandingkan kedua penyerang tersebut, Kane menegaskan perbedaan gaya bermain di antara mereka. Ia menolak anggapan bahwa persaingan mereka perlu dipersoalkan secara berlebihan karena setiap pemain memiliki karakteristik unik.
Perbedaan Karakteristik Penyerang
Kane mengakui kehebatan Haaland sebagai penyerang yang memiliki kemampuan fisik luar biasa. Namun, ia menekankan bahwa perannya di lapangan memiliki pendekatan berbeda dibandingkan penyerang asal Norwegia tersebut.
“Kami adalah dua pemain yang benar-benar berbeda. Saya tahu kami berdua adalah penyerang tengah, tetapi kami bermain di posisi yang berbeda: Erling luar biasa, rata-rata golnya per pertandingan sangat mengesankan, secara fisik dia seperti mesin, seekor binatang bus. Kemampuannya dalam menyelesaikan peluang berada di level tertinggi dan rekor golnya berbicara sendiri”.
Kane menjelaskan bahwa dirinya lebih menyukai keterlibatan aktif dalam alur permainan bola. Meski begitu, ia tetap memiliki kemampuan untuk bergerak sebagai penyerang tengah murni saat dibutuhkan.
“Saya menganggap diri saya sebagai tipe pemain yang berbeda. Saya suka lebih sering menguasai bola, lebih terlibat dalam permainan, tetapi saya juga bisa bergerak seperti penyerang tengah sejati. Saya tidak berpikir ada alasan untuk membandingkan kami. Saya sangat menghormatinya sebagai pemain. Tentu saja, saya berharap dia bermain biasa saja saat melawan kami, tetapi saya rasa semua orang tahu bahwa dia luar biasa.”
Fokus Utama pada Trofi Piala Dunia
Terkait performa individu, Kane menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah membawa timnya meraih gelar juara. Ia tidak memfokuskan diri pada penghargaan individu seperti Sepatu Emas selama turnamen berlangsung.
“Tujuan utama adalah memenangkan Piala Dunia, bukan Sepatu Emas. Musim ini berjalan sangat baik, tetapi tentu saja kita bisa menghadapi pemain-pemain berkualitas sangat tinggi: saya rasa inilah yang mendorong saya untuk memberikan yang terbaik.”
Pertandingan perempat final ini menjadi pembuktian bagi kedua pemain dalam memimpin lini depan negara masing-masing. Fokus kedua tim kini tertuju pada efektivitas serangan untuk mengamankan tiket ke babak semifinal Piala Dunia 2026.